UMPR Resmi Jadi Penyelenggara Program Pengembangan SDM Sawit Mulai 2026

Selasa, 03 Februari 2026 | 16:00:16 WIB
UMPR Resmi Jadi Penyelenggara Program Pengembangan SDM Sawit Mulai 2026

JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) mengambil langkah strategis dengan mengajukan diri sebagai lembaga penyelenggara program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) kelapa sawit mulai tahun 2026.

Langkah ini diambil untuk mendukung kebijakan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dalam menciptakan industri sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Fokus Utama: Integrasi Agroteknologi dan Kehutanan

Rektor UMPR, Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, menjelaskan bahwa universitas telah mengusulkan dua program studi utama untuk mengawal program ini dari hulu hingga hilir:

Prodi Agroteknologi: Fokus pada peningkatan teknis dan profesionalisme perkebunan.

Prodi Kehutanan: Fokus pada pengelolaan lahan dan aspek keberlanjutan lingkungan.

Program ini ditargetkan untuk memberikan akses pendidikan bagi 60 orang dari keluarga petani sawit. Mereka akan didampingi oleh tenaga pendidik profesional dan praktisi industri untuk menjadi generasi muda petani sawit yang memiliki kompetensi teknis, manajerial, dan kewirausahaan.

Sawit Sebagai Pilar Ekonomi Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah merupakan wilayah kunci dengan luas areal sawit yang signifikan. UMPR menyadari bahwa besarnya potensi ini harus dibarengi dengan SDM yang mumpuni karena:

Kontribusi Ekonomi: Sektor sawit menyumbang devisa negara dan PDB yang besar.

Penyerapan Tenaga Kerja: Menjadi lapangan kerja utama bagi masyarakat lokal.

Regenerasi: Dibutuhkan inovasi agar generasi muda mau melanjutkan pengelolaan sawit rakyat secara profesional.

Dukungan Penuh dari GAPKI dan APKASINDO

Usulan UMPR ini mendapatkan apresiasi dan rekomendasi kuat dari organisasi industri sawit:

GAPKI Kalteng: Plt. Ketua GAPKI Kalteng, Au Rizky Djaya D, berkomitmen mendukung UMPR dan berharap anak-anak karyawan perusahaan anggota GAPKI dapat memanfaatkan peluang pendidikan ini.

APKASINDO Kalteng: Ketua DPW APKASINDO Kalteng, JMT Pandiangan, menilai proposal UMPR sangat strategis karena fokus pada anak-anak petani sawit sebagai subjek utama untuk memastikan keberlanjutan regenerasi petani rakyat.

Ringkasan Program SDM Sawit UMPR 2026

KomponenKeterangan
Lembaga MitraBadan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS)
Prodi PengampuAgroteknologi dan Kehutanan
Target Peserta60 orang (Keluarga Petani Sawit & Karyawan)
Fokus KeahlianTeknis Perkebunan, Manajerial, dan Kewirausahaan
Tujuan AkhirRegenerasi petani sawit berkelanjutan di Kalimantan Tengah

Terkini