Visi Ekonomi Presiden Prabowo Subianto: Perundingan Dagang RI-AS Harus Ciptakan Kemitraan Saling Menguntungkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 10:02:10 WIB
Visi Ekonomi Presiden Prabowo Subianto: Perundingan Dagang RI-AS Harus Ciptakan Kemitraan Saling Menguntungkan

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat melalui pendekatan yang inklusif dan berimbang.

Dalam pertemuan bilateral terbaru, Presiden menekankan bahwa perundingan dagang antara kedua negara harus didasarkan pada prinsip kemitraan yang saling menguntungkan (win-win solution). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kerja sama ekonomi tidak hanya meningkatkan angka perdagangan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di kedua negara.

Presiden Prabowo melihat Amerika Serikat sebagai mitra strategis yang krusial dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan memperkuat dialog perdagangan, Indonesia berupaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan dalam negeri, sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih menarik bagi perusahaan-perusahaan teknologi dan industri dari Negeri Paman Sam untuk berekspansi ke tanah air.

Optimalisasi Akses Pasar dan Penguatan Rantai Pasok Global

Dalam poin perundingan tersebut, salah satu fokus utama adalah mengenai fasilitas perdagangan dan pengurangan hambatan tarif bagi komoditas strategis Indonesia. Presiden Prabowo mendorong agar produk-produk berkelanjutan Indonesia mendapatkan posisi yang kompetitif di pasar AS.

Di sisi lain, Indonesia juga menawarkan kerja sama yang lebih dalam pada sektor penguatan rantai pasok global, di mana Indonesia siap menjadi mitra penyedia bahan baku dan komponen industri yang andal.

Kerja sama ini juga mencakup bidang ekonomi digital dan transisi energi hijau. Presiden menekankan bahwa transformasi ekonomi Indonesia menuju industri bernilai tambah tinggi memerlukan dukungan teknologi dan investasi dari mitra global seperti Amerika Serikat. Dengan kesepakatan yang adil, Indonesia optimis dapat mempercepat proses hilirisasi industri yang selama ini menjadi agenda prioritas pemerintah.

Membangun Kepercayaan Investor Melalui Kepastian Hukum dan Reformasi Birokrasi

Untuk mendukung perundingan dagang tersebut, Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah Indonesia terus melakukan langkah-langkah konkret di dalam negeri, terutama melalui reformasi birokrasi dan penyederhanaan regulasi.

Kepastian hukum dan kemudahan berusaha menjadi jaminan yang ditawarkan Presiden kepada para investor Amerika Serikat agar mereka merasa aman dan nyaman menanamkan modalnya di Indonesia.

Melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk peran aktif KemenPAN-RB dalam menciptakan birokrasi yang lebih lincah dan berorientasi pada hasil, Indonesia ingin menunjukkan kesiapannya menjadi pusat ekonomi baru di Asia Tenggara.

Hubungan dagang yang lebih erat dengan AS diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya lapangan kerja baru dan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui transfer pengetahuan.

Terkini

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Februari 2026 Naik Rp40000

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:29 WIB

Harga Emas Pegadaian 24 Februari 2026 Naik UBS Tembus 3078

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:28 WIB

Harga Perak Antam Hari Ini Naik Ke Rp54.950 Per Gram

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:26 WIB

Rekomendasi Saham Hari Ini Saat IHSG Dibuka Menguat Pagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 15:47:25 WIB