JAKARTA - Pasar perhiasan nasional kembali mencatatkan pergerakan positif seiring dengan tren penguatan harga emas global yang merembet ke pasar domestik.
Berdasarkan laporan terbaru per Selasa, 24 Februari 2026, harga emas perhiasan terpantau mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan ini dipicu oleh tingginya permintaan pasar menjelang bulan suci Ramadan serta fluktuasi nilai tukar rupiah yang membuat harga komoditas logam mulia menjadi lebih dinamis di tingkat pengecer dan toko emas nasional.
Bagi masyarakat yang menjadikan perhiasan emas sebagai instrumen pelindung nilai (hedging) sekaligus aksesori, perubahan harga ini menjadi parameter penting dalam menentukan waktu jual maupun beli. Kenaikan harga emas perhiasan biasanya mengikuti laju emas batangan (logam mulia), namun dengan tambahan komponen biaya pembuatan yang bervariasi di setiap wilayah.
Kondisi ini menuntut konsumen untuk lebih teliti dalam memantau rincian harga berdasarkan kadar kemurnian emas yang tersedia.
Rincian Terbaru Harga Emas Perhiasan Berdasarkan Kadar
Penting untuk dipahami bahwa harga perhiasan ditentukan oleh persentase kemurnian emas di dalamnya. Berikut adalah rincian estimasi harga emas perhiasan terbaru yang beredar di pasaran:
Emas Kadar 24 Karat: Mengalami kenaikan posisi ke kisaran Rp1.450.000 - Rp1.500.000 per gram (tergantung model dan kerumitan).
Emas Kadar 22 Karat (70%-75%): Dibanderol pada kisaran Rp1.050.000 - Rp1.150.000 per gram. Kategori ini tetap menjadi favorit masyarakat karena durabilitasnya untuk dipakai harian.
Emas Kadar Muda (37,5% - 42%): Berada di kisaran Rp550.000 - Rp650.000 per gram, menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari harga lebih terjangkau.
Analisis Pendorong Kenaikan Dan Faktor Pasar
Kenaikan harga emas perhiasan saat ini tidak lepas dari kondisi geopolitik global yang belum stabil, sehingga investor cenderung mengalihkan aset mereka ke dalam bentuk emas yang dianggap lebih aman (safe haven).
Selain itu, faktor musiman juga memegang peranan penting; mendekati hari raya besar, masyarakat cenderung membeli perhiasan untuk investasi jangka pendek maupun sebagai bagian dari kebutuhan gaya hidup saat merayakan Idulfitri.
Di sisi lain, kebijakan toko emas dalam menetapkan ongkos pembuatan juga berpengaruh pada harga final yang diterima konsumen.
Saat harga bahan baku emas naik, toko emas biasanya menyesuaikan margin untuk menyeimbangkan biaya operasional, sehingga harga perhiasan di etalase tampak mengalami lonjakan yang lebih terasa dibandingkan emas batangan murni.
Rekomendasi Strategis Bagi Pemilik Dan Calon Pembeli Emas
Merespons tren kenaikan harga ini, para pakar keuangan dan analis komoditas memberikan beberapa poin rekomendasi bagi Anda:
Momen Untuk Jual (Buyback): Bagi Anda yang memiliki kebutuhan dana mendesak atau ingin merealisasikan keuntungan (take profit), harga saat ini dinilai cukup tinggi untuk melakukan penjualan kembali ke toko emas.
Cek Surat Dan Kadar: Pastikan setiap transaksi disertai dengan nota atau surat resmi yang mencantumkan kadar emas secara akurat. Hal ini sangat krusial untuk menjaga nilai jual kembali di masa depan.
Pertimbangkan Emas Batangan Untuk Investasi Murni: Jika tujuan utama Anda adalah murni investasi jangka panjang, analis merekomendasikan untuk tetap mengalokasikan sebagian dana ke emas batangan (Logam Mulia) karena tidak memiliki biaya pembuatan yang memotong nilai saat dijual kembali.
Proyeksi Harga Hingga Akhir Kuartal I-2026
Analis memprediksi bahwa harga emas masih memiliki potensi untuk bertahan di level tinggi sepanjang kuartal pertama tahun ini. Kekhawatiran akan inflasi global dan fluktuasi mata uang menjadi katalis utama yang menjaga harga emas tidak jatuh terlalu dalam.
Bagi konsumen, disarankan untuk melakukan pembelian secara bertahap dan tidak terburu-buru, serta selalu membandingkan harga di beberapa gerai resmi untuk mendapatkan penawaran terbaik.
Keberlanjutan tren naik ini diharapkan dapat memperkuat posisi emas sebagai salah satu instrumen keuangan paling stabil di tengah gejolak pasar lainnya. Pastikan Anda selalu memperbarui informasi mengenai rincian harga setiap harinya agar dapat mengambil keputusan finansial yang tepat dan menguntungkan.