JAKARTA – Pelajari langkah PLN Jakarta dalam mendorong perempuan melek energi cerdas agar mampu mengelola penggunaan listrik rumah tangga secara efisien dan tetap aman.
Upaya meningkatkan literasi kelistrikan di kalangan rumah tangga menjadi agenda penting guna menciptakan pola konsumsi energi yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.
"Harapannya ibu-ibu di Jakarta dapat menjadi penggerak dalam penggunaan listrik yang aman dan efisien di lingkungan keluarga," ujar General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Selasa (28/4/2026).
Lasiran menekankan bahwa peran figur perempuan sangat krusial dalam mengatur arus kas keluarga, terutama yang berkaitan dengan pos biaya operasional listrik harian.
Srikandi PLN secara aktif memberikan pemahaman mengenai cara membaca meteran listrik serta pentingnya melakukan pengecekan berkala terhadap instalasi kabel di dalam rumah.
"Ibu-ibu harus melek energi dan paham bagaimana mengelola penggunaan listrik agar tetap produktif namun tetap hemat," kata Lasiran, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Selasa (28/4/2026).
Pihak penyedia jasa energi tersebut mengingatkan bahwa penggunaan perangkat elektronik yang berlebihan secara bersamaan dapat memicu risiko beban berlebih pada jaringan internal.
Sosialisasi ini juga mencakup pengenalan fitur-fitur canggih yang tersedia di dalam layanan digital guna memudahkan pelaporan gangguan atau pembelian token secara mandiri.
"Melalui aplikasi PLN Mobile, semua layanan kelistrikan kini berada dalam satu genggaman sehingga lebih transparan dan cepat," jelas Lasiran, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Selasa (28/4/2026).
Masyarakat diharapkan dapat lebih proaktif dalam memanfaatkan teknologi guna menghindari praktik ilegal yang dapat membahayakan keselamatan jiwa maupun kerugian materiil.
Langkah edukasi yang menyasar komunitas perempuan ini diproyeksikan mampu memberikan dampak positif secara luas terhadap stabilitas distribusi beban listrik di wilayah metropolitan.