Toyota Gandeng CATL Produksi Baterai Hybrid di Indonesia 2026

Selasa, 28 April 2026 | 14:31:03 WIB
ilustrasi toyota

JAKARTA – Toyota resmi menggandeng CATL untuk memproduksi baterai hybrid di Indonesia dengan target mulai melakukan ekspor ke pasar mancanegara pada tahun 2026 mendatang.

Langkah strategis ini menandai babak baru bagi industri otomotif nasional dalam peta persaingan kendaraan elektrifikasi global.

Nandi Julyanto menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat rantai pasok komponen kendaraan ramah lingkungan di dalam negeri.

"Baterai tersebut nantinya tidak hanya untuk kebutuhan domestik, melainkan juga untuk pasar ekspor," ujar Nandi, sebagaimana dilangsir dari telset.id, Selasa (28/4/2026).

Proses manufaktur ini akan melibatkan teknologi canggih dari CATL yang dikenal sebagai pemimpin pasar baterai dunia.

Integrasi lokal ini diharapkan mampu menekan biaya produksi sehingga harga kendaraan hybrid menjadi lebih kompetitif.

"Kami bekerja sama dengan CATL untuk memproduksi baterai hybrid di Indonesia, dan rencananya akan mulai diekspor pada tahun 2026," ujar Nandi, sebagaimana dilangsir dari telset.id, Selasa (28/4/2026).

Pihak manajemen meyakini bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produksi baterai di kawasan Asia Tenggara.

Rencana ekspor yang dicanangkan menyasar sejumlah negara yang mulai memperketat regulasi emisi karbon.

Kemitraan ini dipandang sebagai bentuk kepercayaan investor terhadap stabilitas industri manufaktur tanah air.

Terkini