JAKARTA – Honda PCX Electric tetap menggunakan aki untuk mendukung sistem kelistrikan meskipun sudah memiliki dua buah baterai besar sebagai sumber tenaga utamanya.
Keberadaan komponen penyimpan daya konvensional ini sering memicu pertanyaan bagi para pengguna maupun pecinta otomotif tanah air.
Meskipun terlihat serupa dengan motor bensin, peran aki pada skuter listrik ini sangat spesifik.
"Meskipun sudah ada baterai, aki tetap diperlukan karena keduanya memiliki fungsi yang berbeda di motor," kata Bayu, sebagaimana dilangsir dari otomotifnet.gridoto.com, Senin (27/4/2026).
Bayu menjelaskan bahwa perangkat elektronik pada motor masih memerlukan tegangan standar.
Sebagian besar komponen lampu dan sensor pada kendaraan roda dua memang dirancang bekerja pada tegangan 12 volt.
Sedangkan, spesifikasi baterai listrik seperti milik Honda PCX Electric punya spesifikasi lebih tinggi, yaitu 50.4 volt x2.
Sistem kelistrikan motor akan mengalami kendala jika dipaksa menerima daya yang terlalu besar tanpa perantara.
"Kalau langsung dari baterai listrik, tegangannya tentu terlalu tinggi makanya motor listrik masih perlu pakai aki seperti motor biasa," lengkap Bayu, sebagaimana dilangsir dari otomotifnet.gridoto.com, Senin (27/4/2026).
Perbedaan tegangan yang mencolok ini menjadi alasan utama mengapa integrasi aki tetap dipertahankan oleh pihak pabrikan.
Aki berfungsi sebagai penyeimbang sekaligus penyedia daya bagi sistem keamanan dan instrumen panel.
Tanpa adanya aki, sistem manajemen baterai utama mungkin tidak bisa aktif secara sempurna saat motor dinyalakan.