BEIJING - Swap baterai mobil listrik di China kini hanya butuh 100 detik tanpa perlu antre panjang, menjadi solusi praktis bagi para pengguna kendaraan ramah lingkungan.
Negeri Tirai Bambu terus mempercepat pengembangan infrastruktur pendukung kendaraan listrik guna memberikan kenyamanan maksimal bagi penggunanya di berbagai wilayah.
Salah satu inovasi yang menonjol adalah stasiun penggantian baterai otomatis yang mampu bekerja dengan presisi tinggi dan waktu sangat singkat.
Petugas lapangan di stasiun tersebut menjelaskan bahwa sistem ini dirancang untuk meminimalkan intervensi manual sehingga prosesnya jauh lebih aman dan terkendali.
"Proses swap baterai ini hanya memakan waktu sekitar 100 detik dari awal hingga selesai, sehingga pengemudi tidak perlu menunggu lama," ujar Zhang, salah satu teknisi di lokasi, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Kamis (30/4/2026).
Zhang menyebutkan bahwa kecepatan layanan ini menjadi kunci utama dalam mendorong masyarakat beralih dari kendaraan konvensional ke mobil listrik tanpa rasa khawatir.
Teknologi ini bekerja dengan cara mengangkat mobil secara otomatis dan mengganti unit baterai kosong dengan yang telah terisi penuh oleh sistem robotik di bawah lantai.
Sistem tersebut juga terintegrasi dengan aplikasi ponsel yang memudahkan pemilik kendaraan untuk memantau ketersediaan baterai di stasiun terdekat.
Langkah masif ini merupakan bagian dari target besar pemerintah setempat untuk mencapai netralitas karbon melalui pemanfaatan energi bersih secara menyeluruh pada 2060 mendatang.