BANDUNG – PT MUJ berkomitmen mendorong transisi energi dan ekonomi lokal di Jawa Barat demi kemandirian energi yang berkelanjutan serta kesejahteraan masyarakat daerah.
Langkah perusahaan milik daerah ini menjadi bagian dari visi besar untuk memastikan bahwa perubahan fundamental pada sektor energi tidak meninggalkan masyarakat kecil.
Direktur Utama PT MUJ, Punjul Prabowo menjelaskan, transisi energi bukan sekadar mengganti bahan bakar, namun juga tentang bagaimana menciptakan nilai tambah bagi penduduk lokal.
Punjul Prabowo memaparkan bahwa sinergi antara kebijakan pemerintah provinsi dengan operasional perusahaan menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut di lapangan.
"Kami terus berupaya agar transisi energi ini memberikan dampak nyata, terutama dalam membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan roda ekonomi di sekitar wilayah proyek," kata Punjul Prabowo dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).
Upaya ini mencakup pengembangan infrastruktur energi terbarukan yang melibatkan tenaga kerja setempat secara masif.
Perusahaan meyakini bahwa keterlibatan aktif komunitas lokal akan mempercepat proses adaptasi teknologi ramah lingkungan di berbagai lapisan masyarakat.
Pemanfaatan potensi sumber daya alam yang ada di wilayah Jawa Barat dikelola sedemikian rupa agar manfaat finansialnya kembali ke daerah asal.
Integrasi antara sektor hulu dan hilir terus diperkuat guna meminimalisir ketergantungan pada pasokan energi dari luar wilayah.
Program pemberdayaan UMKM berbasis energi hijau juga mulai diinisiasi sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
Ketahanan ekonomi lokal dianggap sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan krisis iklim global yang kian mendesak.
Evaluasi berkala terhadap proyek transisi energi dilakukan untuk memastikan seluruh target keberlanjutan tercapai tepat waktu sesuai rencana strategis.