Indonesia Dinilai Mampu Redam Guncangan Krisis Energi Global

Minggu, 03 Mei 2026 | 13:37:04 WIB
ilustrasi ketahanan energi

JAKARTA - Ketahanan energi nasional dinilai cukup tangguh dalam meredam dampak guncangan pasar global berkat kebijakan domestik yang strategis.

Fundamental ekonomi yang kuat dan ketersediaan sumber daya alam melimpah menjadi faktor kunci bagi Indonesia dalam menghadapi volatilitas harga di tingkat internasional.

"Indonesia memiliki posisi yang cukup unik karena selain sebagai konsumen, kita juga merupakan produsen energi yang signifikan," ujar Direktur Eksekutif Energy Watch, Daymas Arangga, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Minggu (3/5/2026).

Daymas Arangga menjelaskan, diversifikasi sumber energi dan optimalisasi produksi dalam negeri sangat krusial untuk memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat luas.

Pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan konsumsi domestik dengan target pendapatan negara dari sektor ekspor komoditas energi.

Langkah mitigasi risiko telah dipersiapkan guna mengantisipasi lonjakan harga minyak mentah dunia yang kerap dipicu oleh ketegangan geopolitik di berbagai kawasan.

Kapasitas penyimpanan energi dan efisiensi distribusi di seluruh wilayah nusantara menjadi prioritas utama dalam memperkuat kedaulatan energi nasional jangka panjang.

Pemanfaatan teknologi hijau diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil secara bertahap tanpa mengganggu stabilitas ekonomi makro secara keseluruhan.

"Penguatan cadangan penyangga energi nasional menjadi harga mati untuk melindungi ekonomi domestik dari ancaman krisis eksternal," tutur Daymas Arangga, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Minggu (3/5/2026).

Daymas Arangga berpendapat, integrasi kebijakan antara sektor hulu dan hilir harus berjalan selaras demi menciptakan ekosistem energi yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Terkini