Pengeluaran Energi Kelas Menengah RI Capai Titik Tertinggi

Minggu, 03 Mei 2026 | 13:37:04 WIB
ilustrasi kelas menengah

JAKARTA – Kelompok kelas menengah kini mengalokasikan porsi pengeluaran energi paling tinggi dibandingkan kelompok masyarakat lainnya menurut data survei terbaru.

Kondisi ini mencerminkan adanya pergeseran pola konsumsi yang cukup drastis pada struktur ekonomi rumah tangga di Indonesia.

Peneliti Pusat Industri, Perdagangan, dan Investasi Indef, Ahmad Heri Firdaus mengungkapkan, porsi pengeluaran energi untuk kelas menengah itu sebesar 7,95 persen, meningkat dari sebelumnya 7,53 persen.

Ahmad Heri Firdaus menjelaskan bahwa kenaikan beban ini menjadi indikasi kuat adanya tekanan pada daya beli masyarakat di sektor kebutuhan sekunder.

"Padahal, kelompok menuju kelas menengah dan masyarakat miskin justru mencatatkan penurunan porsi pengeluaran untuk energi," ujar Heri dalam diskusi daring, Senin, (28/042024).

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kelas menengah tidak mendapatkan bantuan subsidi energi sebesar kelompok masyarakat di bawahnya.

Peningkatan biaya hidup ini memaksa banyak keluarga harus melakukan penyesuaian anggaran secara ketat setiap bulan.

Heri menyebutkan, kenaikan porsi pengeluaran energi ini berbanding terbalik dengan pengeluaran untuk sektor makanan yang justru mengalami penurunan.

Data menunjukkan angka konsumsi makanan turun dari 42,01 persen menjadi 41,53 persen pada periode yang sama.

Situasi ini menjadi alarm bagi stabilitas ekonomi nasional mengingat kelas menengah merupakan motor utama penggerak konsumsi domestik.

Terkini