JAKARTA – PLN memulai pembangunan PLTS Mentari Nusantara I untuk mempercepat program transisi energi nasional dan meningkatkan kapasitas energi terbarukan di Indonesia.
Proyek infrastruktur hijau ini menjadi bagian dari peta jalan besar dalam menekan emisi karbon di sektor kelistrikan.
Darmawan Prasodjo menjelaskan, pembangunan pembangkit listrik tenaga surya ini merupakan langkah konkret perusahaan dalam mendukung agenda pemerintah terkait dekarbonisasi.
"Kami berkomitmen penuh untuk mengonversi penggunaan energi fosil ke energi terbarukan melalui proyek strategis seperti PLTS Mentari Nusantara I ini," ujar Darmawan, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Jumat (1/5/2026).
Skema pembangunan ini mengedepankan kolaborasi teknologi modern untuk memastikan efisiensi daya yang dihasilkan tetap optimal sepanjang waktu.
Darmawan menegaskan, kehadiran pembangkit tersebut tidak hanya sekadar menambah kapasitas listrik, melainkan juga menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan di masa mendatang.
"Kehadiran PLTS ini adalah bukti bahwa transisi energi bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang sedang kita kerjakan bersama-sama," tutur Darmawan, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Jumat (1/5/2026).
Penggunaan energi matahari dipilih karena memiliki potensi ketersediaan yang melimpah dan profil risiko lingkungan yang jauh lebih rendah.
Investasi besar yang dikucurkan mencakup penyediaan panel surya berkualitas tinggi serta sistem penyimpanan energi yang canggih.
Penyelesaian proyek ini ditargetkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap bauran energi nasional dalam waktu dekat.