PALEMBANG – Penyelenggaraan Andalas Forum VI di Palembang menekankan pentingnya sinergi energi sawit sebagai pilar utama menjaga stabilitas ekonomi dan industri hijau.
Pertemuan strategis ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam ekosistem kelapa sawit nasional.
Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Sumatera Selatan, Alex Sugiarto menyatakan, forum ini menjadi wadah krusial untuk menyelaraskan pandangan mengenai efisiensi produksi.
"Kami ingin melalui forum ini tercipta kolaborasi nyata dalam menghadapi dinamika industri sawit global yang kian menantang," ujar Alex, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Selasa (4/5/2026).
Pihaknya berpendapat bahwa integrasi antara sektor hulu dan hilir harus diperkuat guna memastikan keberlanjutan pasokan energi berbasis nabati.
Inovasi teknologi juga menjadi topik hangat yang dibicarakan oleh para peserta forum sepanjang sesi diskusi berlangsung.
Sumatera Selatan dipilih menjadi tuan rumah karena memiliki kontribusi luas lahan perkebunan yang signifikan bagi produksi nasional.
Ketua Umum Gapki Pusat, Eddy Martono menyebutkan bahwa penguatan produktivitas merupakan kunci utama agar komoditas ini tetap kompetitif di pasar internasional.
"Sinergi energi sawit bukan sekadar slogan, melainkan langkah konkret untuk mendukung kemandirian energi Indonesia," ucap Eddy, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Selasa (4/5/2026).
Eddy menekankan perlunya dukungan kebijakan pemerintah yang konsisten untuk melindungi kesejahteraan para petani sawit mandiri di seluruh wilayah.
Pemerintah daerah setempat memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang diambil oleh para pelaku usaha dalam menyatukan visi ini.
Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan butir-butir rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi perkembangan industri dalam 5 tahun ke depan.