PLN Bantah Kabar Tarif Listrik Naik, Masyarakat Diminta Tenang

Senin, 04 Mei 2026 | 16:42:45 WIB
ilustrasi pln

JAKARTA – PLN tegaskan isu tarif listrik naik adalah hoaks. Pemerintah belum mengambil kebijakan perubahan harga listrik untuk periode Mei 2026 bagi seluruh pelanggan.

Kabar yang beredar di berbagai platform media sosial mengenai lonjakan harga setrum dipastikan tidak memiliki dasar hukum yang valid.

Manajemen menegaskan bahwa kebijakan mengenai penyesuaian harga energi sepenuhnya berada di bawah kendali pemerintah melalui kementerian terkait.

Gregorius Adi Trianto menyatakan, "Informasi yang menyatakan adanya kenaikan tarif listrik dalam waktu dekat adalah hoaks atau berita bohong yang sengaja disebarkan oleh pihak tidak bertanggung jawab," ujarnya, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Senin (4/5/2026).

Gregorius Adi Trianto menjelaskan, penetapan tarif listrik untuk periode triwulan 2 tahun 2026 sebenarnya sudah diumumkan secara resmi dan tidak mengalami perubahan dari periode sebelumnya.

Langkah ini diambil demi menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika harga energi global.

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui saluran resmi PLN seperti aplikasi PLN Mobile atau situs web perusahaan sebelum mempercayai kabar yang beredar," pungkas Gregorius, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Senin (4/5/2026).

Pihak perseroan saat ini fokus pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan pasokan listrik di seluruh wilayah Indonesia.

Koordinasi intensif terus dilakukan bersama Kementerian ESDM untuk memantau indikator ekonomi makro yang mempengaruhi biaya pokok penyediaan listrik.

Masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing oleh narasi yang dapat memicu keresahan terkait beban pengeluaran rumah tangga.

Hingga saat ini, skema subsidi bagi pelanggan kelompok tertentu tetap berjalan sesuai dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan oleh negara.

Terkini