JAKARTA – Pertamina terus memperkuat sistem pelayaran untuk memastikan stabilitas energi nasional tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia secara berkelanjutan.
Langkah strategis ini diambil guna menjamin kelancaran distribusi bahan bakar hingga ke pelosok negeri secara konsisten.
Direktur Utama Pertamina International Shipping, Yoki Firnandi menjelaskan bahwa peran armada laut sangat krusial dalam menyokong ketahanan stok komoditas migas nasional.
Yoki berpendapat, bahwa penguatan infrastruktur maritim merupakan tulang punggung bagi keamanan pasokan energi di negara kepulauan seperti Indonesia.
"PIS memiliki peran krusial dalam menjamin keamanan pasokan energi nasional, dengan mengoperasikan lebih dari 300 kapal tanker untuk mendistribusikan energi ke seluruh pelosok negeri," ujar Yoki, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Senin (4/5/2026).
Manajemen logistik laut yang efisien diharapkan mampu menekan risiko hambatan distribusi di jalur perairan strategis.
Teknologi monitoring terkini telah diintegrasikan untuk memantau pergerakan kapal secara real-time demi keamanan muatan.
Peningkatan kapasitas armada juga menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan kebutuhan energi yang terus meningkat setiap tahunnya.
Penggunaan kapal-kapal modern yang ramah lingkungan turut menjadi prioritas dalam rencana ekspansi jangka panjang perusahaan.
Keberhasilan menjaga ritme pelayaran akan berdampak langsung pada stabilitas harga dan ketersediaan BBM di pasar domestik.
Sinergi antar lini bisnis dalam ekosistem Pertamina menjadi kunci utama keberhasilan operasional di sektor hilir.