Strategi RI Raih Peringkat 2 Ketahanan Energi Global

Senin, 04 Mei 2026 | 17:19:24 WIB
ilustrasi ketahanan energi

JAKARTA – Strategi RI raih peringkat 2 ketahanan energi global menunjukkan keberhasilan transisi dan kemandirian daya nasional di tengah tantangan krisis energi dunia.

Pencapaian ini menempatkan Indonesia tepat di bawah posisi pertama dalam skala internasional menurut penilaian lembaga keuangan dunia.

Keberhasilan tersebut dipicu oleh kebijakan integrasi antara sumber daya alam yang melimpah dengan infrastruktur yang mulai merata ke pelosok negeri.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan energi domestik.

Sektor hulu migas dan optimalisasi energi baru terbarukan menjadi fondasi utama dalam mendongkrak skor ketahanan nasional.

"Capaian ini membuktikan bahwa langkah Indonesia dalam memperkuat kedaulatan energi berada di jalur yang benar," ujar Bahlil Lahadalia mengutip dari sumbernya, Senin (4/5/2026).

Pemerintah juga memastikan bahwa diversifikasi energi akan terus ditingkatkan guna mengurangi ketergantungan pada satu jenis bahan bakar saja.

Bahlil menyampaikan, bahwa keberhasilan menjaga ketahanan energi tidak lepas dari upaya hilirisasi yang memberikan nilai tambah signifikan bagi perekonomian negara.

Total kapasitas pembangkit listrik dari energi bersih diupayakan terus meningkat hingga mencapai target 23 persen pada tahun mendatang.

Selain itu, skema insentif bagi investor di sektor hijau mulai menunjukkan hasil positif terhadap ketersediaan cadangan energi jangka panjang.

Strategi jangka panjang difokuskan pada ketersediaan, keterjangkauan, dan keberlanjutan akses energi bagi seluruh lapisan masyarakat.

Terkini