Petrolimex dan PVOIL Pimpin Transisi Energi Hijau di Vietnam

Senin, 11 Mei 2026 | 14:07:40 WIB
PLN Energi Primer Indonesia (FOTO: NET)

HANOI - Dua korporasi minyak raksasa Vietnam, Vietnam National Petroleum Group (Petrolimex) dan Vietnam Oil Corporation (PVOIL), kini berkolaborasi dengan sektor swasta.

Kemitraan ini ditujukan untuk mengakselerasi model SPBU yang dilengkapi fasilitas pengisian daya serta penukaran baterai kendaraan listrik sebagai respons terhadap pergeseran energi hijau.

Inisiatif tersebut merupakan wujud nyata implementasi Resolusi No. 70-NQ/TW guna menjaga ketahanan energi nasional hingga 2030 dan visi 2045.

Prioritas utama program ini adalah transformasi menuju energi berkelanjutan yang efisien dan sesuai dengan kondisi domestik.

Pada 6 Mei, Vietnam Green Energy Infrastructure resmi dibentuk atas kerja sama Petrolimex, Xuan Cau Group, dan Selex Motors.

Langkah ini menandai pencapaian strategis dalam aspek digital, hijau, dan budaya bagi Petrolimex.

Nguyen Ngoc Tu selaku Wakil Direktur Jenderal Petrolimex menjelaskan bahwa entitas baru ini akan fokus membangun infrastruktur energi terbuka bagi kendaraan listrik.

Fasilitas tersebut dirancang untuk kebutuhan publik melalui layanan tukar baterai motor dan pengisian daya cepat mobil.

Rencana jangka panjang mencakup pemanfaatan energi terbarukan sebagai sumber listrik di stasiun pengisian tersebut.

Dengan jaringan ribuan SPBU, Petrolimex bersama mitranya ingin membangun fondasi ekosistem energi hijau lokal di Vietnam.

Pada September 2025, Petrolimex telah menjalankan stasiun penukaran baterai di Hanoi dan Kota Ho Chi Minh dengan durasi proses hanya 2 menit.

Selain itu, sejak 2022, kolaborasi dengan VinFast juga telah dilakukan untuk penempatan titik pengisian daya listrik.

Pham Van Thanh selaku Ketua Petrolimex menyebutkan bahwa pengaruh kendaraan listrik terhadap sektor energi akan semakin signifikan.

Meskipun minyak bumi tetap krusial untuk beberapa tahun mendatang, perusahaan tetap berkomitmen melakukan transisi secara bertahap.

“Kendaraan listrik merupakan sinyal bagi Petrolimex untuk bertransformasi lebih cepat, lebih sistematis, dan lebih proaktif,” tegas Pham Van Thanh.

Sementara itu, PVOIL juga memperkuat langkahnya melalui kerja sama dengan V-Green untuk memasang lebih dari 3.000 kabinet penukaran baterai.

Le Trung Hung selaku Wakil Direktur Jenderal PVOIL menyatakan: “Selain bisnis tradisionalnya dalam menjual produk minyak bumi, PVOIL berinvestasi dan mengembangkan layanan non-minyak bumi di sistem SPBU-nya; bertujuan untuk menjadi penyedia energi beragam yang terkemuka. Kemitraan PVOIL dengan V-Green untuk memperluas jaringan stasiun pengisian daya dan kabinet penukaran baterai kendaraan listrik merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan strateginya untuk beradaptasi dengan tren transisi energi yang kuat yang sedang berlangsung saat ini.”

Berdasarkan komitmen tersebut, survei infrastruktur di hampir 1.000 lokasi SPBU dimulai pada Mei 2026 dengan target rampung pada Juni 2026.

PVOIL juga berencana menambah minimal 100 SPBU baru per tahun yang terintegrasi dengan fasilitas pengisian listrik.

Hingga akhir 2025, PVOIL sudah mengintegrasikan pengisian daya di lebih dari 460 SPBU dalam jaringannya.

Eksperimen pemasangan panel surya atap dan penyimpanan baterai juga mulai dilakukan untuk menyuplai daya ke stasiun pengisian tersebut.

Langkah Petrolimex dan PVOIL ini menjadi penggerak utama bagi Vietnam dalam mencapai target emisi nol bersih pada 2050.

Terkini