Pertamina EP Hadirkan QORD TECH untuk Operasional Hulu Migas

Pertamina EP (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Jumat, 29 Mei 2026 | 10:10:00 WIB

JAKARTA - PT Pertamina EP terus memacu pembuatan inovasi teknologi demi menaikkan keandalan operasional di sektor hulu migas.

Salah satu terobosan yang dilahirkan adalah QORD TECH (Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology), sebuah sistem analisis diagnostik untuk memeriksa keadaan bagian dalam komponen metering gas tanpa perlu membongkar mesin.

Pada Oil & Gas Transportation (OGT) Field, Pertamina EP Zona 7 menyalurkan gas kepada konsumen di 43 titik dengan nilai produksi mencapai USD926,79 saban hari.

Di fasilitas operasional ini, Tim Operations merancang sebuah inovasi sebagai jawaban atas keperluan pengecekan serta perawatan sistem metering gas agar lebih efektif, cepat, dan efisien.

Melalui metode analisis yang memanfaatkan sensor serta pemodelan sistem, QORD TECH dapat menyokong kinerja operator dan teknisi dalam mendeteksi situasi internal komponen yang tak kasat mata secara langsung.

Facility Manager OGT Field Pertamina EP Zona 7 Kuwat Riyanto mengungkapkan bahwa kehadiran inovasi QORD TECH menjadi bukti komitmen nyata dari Perusahaan untuk menyajikan jalan keluar operasional yang lebih efektif sekaligus efisien lewat pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan keperluan di lapangan.

“QORD TECH dikembangkan untuk membantu proses diagnostik metering gas agar dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan tanpa pembongkaran peralatan. Inovasi ini tidak hanya meningkatkan keandalan sistem metering, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi kinerja Perusahaan,” ujarnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis (28/5).

Teknologi tersebut diciptakan demi menyokong penerapan Digitalization & Innovation dalam aktivitas operasional Perusahaan, sekaligus memperkuat keandalan pengukuran gas agar selaras dengan standar industri hulu migas.

Dalam praktiknya di lapangan, QORD TECH terbukti mampu menekan tingkat kekeliruan pengukuran orifice gas metering yang semula berada di angka 0,8–0,9 persen menjadi tersisa 0,1 persen saja atau mendekati batas normal.

Peningkatan tingkat akurasi ini memberikan impresi yang amat besar bagi optimalisasi kinerja operasional serta efisiensi anggaran perusahaan.

Bukan cuma menaikkan tingkat keakuratan dalam pengukuran, inovasi canggih ini pun sanggup menyumbang nilai tambah lewat kenaikan omzet Perusahaan sebesar Rp23,8 miliar, penghematan operasional sebesar Rp1,4 billion, hingga total nilai tambah yang menyentuh angka Rp25,2 miliar.

Proses perancangan QORD TECH melewati rentetan fase pengerjaan, diawali dari analisis serta pemodelan sistem metering gas, perakitan perangkat sensor beserta komponen pelengkap, hingga tahapan kalibrasi pada tiap sensor guna menjamin performa serta keandalan sistem berfungsi secara maksimal.

Teknologi ini pun sudah mendapat pengakuan secara internal korporasi lewat Technical Guideline for the Use of Portable QORD TECH – Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology dengan nomor dokumen TKPA No. D04-014/PEP80000/2025-S9.

Bukan hanya itu, inovasi bernilai tinggi tersebut turut sukses menyabet penghargaan Platinum Award dalam kategori Best Project Collaboration pada gelaran Upstream Improvement & Innovation Award 2025.

Melalui kreasi teknologi yang inovatif layaknya QORD TECH, Pertamina EP senantiasa memperkokoh langkah transformasi digital serta menyuburkan budaya berinovasi di internal perusahaan demi menyokong aktivitas operasional hulu migas yang selamat, andal, efisien, sekaligus berkelanjutan.

Reporter: David Ilham