Tahan Belanda 2-2 di Piala Dunia, Pelatih Jepang Malah Kecewa

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Senin, 15 Juni 2026 | 15:29:38 WIB

JAKARTA - Timnas Jepang mengawali langkah di Piala Dunia 2026 dengan performa yang menjanjikan.

Dalam duel pembuka Grup F melawan Timnas Belanda di Dallas Stadium, Senin (15/6) pagi WIB, Samurai Biru mencatatkan skor imbang 2-2.

Hasil ini terasa spesial lantaran Jepang sukses membalas dua kali ketertinggalan.

Karakter pantang menyerah dan mentalitas kuat kembali menjadi identitas skuad asuhan Hajime Moriyasu di pentas dunia.

Belanda sempat memimpin berkat gol Virgil van Dijk pada menit ke-50.

Jepang memberikan balasan kilat lewat Keito Nakamura sebelum kembali kebobolan oleh aksi Crysencio Summerville di menit ke-64.

Di saat banyak tim mungkin telah menyerah, Jepang justru menampilkan ketangguhan mental.

Gol Daichi Kamada menjelang akhir laga memastikan mereka mengamankan satu poin berharga dari raksasa Eropa tersebut.

Laga di Dallas Stadium menyajikan dua babak dengan intensitas berbeda.

Usai paruh pertama yang berakhir imbang tanpa gol, tempo permainan naik secara signifikan usai turun minum.

Gol Van Dijk sempat memegang kendali bagi Belanda.

Namun, Jepang—yang pernah menundukkan Jerman dan Spanyol di edisi 2022—kembali membuktikan kapasitas mereka dalam keluar dari tekanan.

Keito Nakamura tampil krusial lewat gol penyama kedudukan pertama.

Jepang terus menjaga kedisiplinan meski sempat tertinggal kembali usai gol indah Summerville.

Kegigihan tersebut berbuah manis di pengujung laga.

Bola sundulan Koki Ogawa yang membentur Daichi Kamada sukses merobek gawang Belanda, mengubah papan skor menjadi 2-2.

Moriyasu Bersyukur, namun Tetap Menyimpan Kekecewaan

Walaupun hasil seri kontra Belanda menjadi capaian yang positif, Hajime Moriyasu ternyata tidak merasa sepenuhnya lega.

Arsitek Jepang tersebut menilai timnya punya potensi untuk meraih hasil lebih maksimal.

"Saya kecewa karena kami gagal menang, tetapi meskipun kami tertinggal dua kali, para pemain tidak pernah menyerah dan berjuang keras bersama sebagai sebuah tim," kata pelatih Jepang, Hajime Moriyasu.

"Meskipun hanya mendapatkan satu poin agak mengecewakan, kami berhasil mendapatkan hasil melalui upaya kolektif kami," ucap Moriyasu.

"Kami bertahan dengan sabar dan kemudian mencoba untuk lebih agresif dalam menyerang. Para pemain menjalankan apa yang telah kami rencanakan dan persiapkan," imbuh Moriyasu.

Reporter: David Ilham