PC Ketapang II Mulai Fabrikasi Proyek Lapangan Bukit Panjang

Ilustrasi fasilitas pipa gas Pertagas (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Jumat, 19 Juni 2026 | 11:13:42 WIB

JAKARTA – PC Ketapang II Ltd. (PCK2L), yang merupakan anak perusahaan Searah Limited (perusahaan patungan Eni dan Petronas), telah melaksanakan proses First Steel Cutting dalam rangka proyek pengembangan Lapangan Bukit Panjang di Wilayah Kerja Ketapang, lepas pantai Jawa Timur.

Langkah ini menjadi sebuah tonggak krusial bagi berjalannya proyek setelah mengantongi persetujuan Keputusan Investasi Akhir (Final Investment Decision/FID) pada April yang lalu.

Melalui target operasional produksi di tahun 2028, proyek pengembangan pada lapangan Bukit Panjang ini diharapkan mampu mendongkrak volume produksi migas di Wilayah Kerja tersebut, sehingga dapat menyokong pemenuhan energi di Jawa Timur sekaligus memperkuat target kenaikan produksi migas di tingkat nasional.

Djoko Siswanto selaku Kepala SKK Migas menyampaikan bahwa dimulainya tahap fabrikasi untuk fasilitas produksi ini menjadi bukti konkret atas komitmen para pemangku kepentingan dalam memacu pengembangan sumber daya migas dalam negeri.

“Pencapaian FID dan dimulainya kegiatan fabrikasi untuk Lapangan Bukit Panjang menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi sektor hulu migas Indonesia. SKK Migas akan terus mendukung pelaksanaan proyek strategis seperti ini agar dapat berjalan dengan aman, tepat waktu, dan memberikan kontribusi optimal bagi pencapaian target produksi nasional,” kata Djoko dalam keterangannya, Kamis (18/6).

Ia menilai, akselerasi dalam penuntasan proyek ini bakal semakin mempercepat sumbangsih Lapangan Bukit Panjang bagi produksi migas secara nasional.

“Semakin cepat tentu semakin baik. Kami berharap tahun depan Lapangan Bukit Panjang dapat onstream dengan tambahan produksi kondensat sekitar 1.000 BOPD serta menghasilkan LPG sampai dengan 189 metrik ton per hari atau setara sekitar 2.170 BOEPD,” tambahnya.

Mempunyai estimasi puncak produksi hingga 50 MMSCFD, Lapangan Bukit Panjang nantinya dikembangkan lewat pendirian fasilitas produksi lepas pantai yang tersambung dengan infrastruktur eksisting di Lapangan Bukit Tua, yang berada di Wilayah Kerja Ketapang dan sudah beroperasi sejak tahun 2015.

Yuzaini Md Yusof selaku Presiden Direktur PCK2L mengutarakan bahwa proyek pengembangan Lapangan Bukit Panjang ini menjadi bagian dari komitmen pihak korporasi untuk memaksimalkan nilai aset yang dipunyai melalui skema pengembangan yang efisien serta berkelanjutan.

“Pengembangan Lapangan Bukit Panjang mencerminkan komitmen kami untuk mengoptimalkan potensi aset yang ada melalui penerapan teknologi efisien dan pengembangan berkelanjutan. Kami berterima kasih atas dukungan penuh yang telah diberikan oleh Pemerintah Indonesia dan SKK Migas, serta menantikan kerja sama yang erat selama proses pengembangan ini,” ujarnya.

Searah Limited, yang secara resmi beroperasi pada 1 Juni 2026, merupakan entitas patungan milik PETRONAS dan Eni dengan porsi kepemilikan saham masing-masing 50 persen.

Perusahaan gabungan ini menyatukan beberapa aset pilihan yang berada di Malaysia serta Indonesia, di mana mayoritas lokasinya berada di Jawa Timur, sebagai bentuk pendekatan kemitraan strategis guna memperkokoh nilai portofolio, menopang pengembangan energi berkelanjutan, dan meningkatkan ketahanan energi di tingkat regional.

Reporter: David Ilham