Kabar Baik, Harga Kelapa Sawit di Aceh Singkil Kembali Merangkak Naik

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) (FOTO: NET)
Penulis: David Ilham
Selasa, 07 Juli 2026 | 15:29:25 WIB

SINGKIL - Nilai jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pada level pekebun Kabupaten Aceh Singkil, kedapatan terus memperlihatkan grafik peningkatan.

Pada pembukaan minggu ini, nominal TBS kelapa sawit meningkat kurang lebih Rp 50 untuk tiap kilogramnya.

Lonjakan tersebut salah satunya dijumpai pada pihak pengepul atau ram sawit yang berlokasi di area Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara.

Dari yang tadinya Rp 2.600 per kilogram melonjak ke angka Rp 2.650 per kilogram.

Asalkan pihak pekebun mendistribusikan sendiri hasil panennya menuju lokasi pengumpul.

Patokan nominal tersebut mulai diterapkan bagi para pekebun, Selasa (7/7/2026).

Sedangkan andai pihak pengumpul menjemput langsung ke area perkebunan pekebun maka dihargai Rp 2.600 per kilogram.

Angka ini terkerek Rp 50 dari yang tadinya berada di Rp 2.550 per kilogram.

Pihak pengumpul mengimbau para pekebun, agar kelapa sawit yang diambil berada pada keadaan matang optimal atau berwarna merah menyeluruh mengikuti regulasi pabrik pemrosesan minyak kelapa sawit mentah.

Selanjutnya nominal pada rentang Rp 2.600 hingga Rp 2.650 per kilogram tersebut menyasar TBS kelapa sawit yang memiliki berat janjang rata-rata (BJR) sebesar 10 kilogram.

"Tidak menerima buah sawit mengkal, mentah, kuning pucat, busuk, jangkos dan buah kecil BJR dibawah 10 kg. Harus sesuai dengan SOP pabrik, wajib merah merata," kata Anto pengepul sawit UD Ram Alwi Hutabarat di kawasan Gosong Telaga Barat.

Melambungnya nilai jual komoditas ini disambut gembira oleh para pekebun di Aceh Singkil.

Apalagi lonjakan tersebut didapati menjelang momen anak-anak memulai masa persekolahan untuk tahun ajaran baru 2026.

Sebab kelapa sawit menjadi komoditas primer bagi wilayah Aceh Singkil.

Bahkan terdapat lebih dari 70 persen warga Aceh Singkil yang menggantungkan roda perekonomian mereka dari sektor kelapa sawit ini.

Reporter: David Ilham