Wijaya Karya Fokus Bangun Irigasi Pertanian di Jambi dan Kalimantan Utara
- Selasa, 08 Juli 2025
JAKARTA - Upaya memperkuat sektor pertanian nasional semakin nyata lewat kehadiran infrastruktur irigasi yang memadai. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) kini tengah menangani dua proyek strategis rehabilitasi jaringan irigasi di Provinsi Jambi dan Kalimantan Utara. Proyek ini bagian dari komitmen nasional untuk mendongkrak produksi pangan dan mempercepat swasembada beras melalui Program Optimasi Lahan (OPLAH) dari Kementerian Pertanian.
Dua proyek tersebut merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 dan Keputusan Menteri PUPR Nomor 444/KPTS/M/2025, yang menitikberatkan pada pemulihan jaringan irigasi di daerah sebagai kunci produktivitas pertanian.
“Kami berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan infrastruktur irigasi yang memadai,” ujar Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito (BW).
Baca JugaINKA Jelaskan Dinamika Sistem Pintu KRL pada Fase Pendampingan Operasional Awal
Skala Pekerjaan di Jambi: 13.867 Hektar Lahan dan 190 Km Galian
Di Provinsi Jambi, WIKA ditugaskan merehabilitasi jaringan irigasi seluas ±13.867 hektar. Ruang lingkup pekerjaan meliputi galian tanah sepanjang 190 kilometer dan perbaikan 44 unit bangunan irigasi penting. Seluruh aktivitas proyek ini diawasi oleh Balai Wilayah Sungai Sumatera VI dan ditargetkan rampung dalam waktu 110 hari kalender.
Agung BW menjelaskan bahwa kecepatan dan kualitas pengerjaan menjadi prioritas. Pasalnya, air irigasi yang stabil sangat dibutuhkan petani untuk menjaga hasil panen. Ia menambahkan, manfaat infrastruktur ini akan segera dirasakan masyarakat begitu pekerjaan rampung.
Kaltara Fokus Perbaikan Irigasi Lama Seluas 1.886 Hektar
Di Kalimantan Utara, WIKA mengerjakan rehabilitasi saluran irigasi pada area seluas ±1.886 hektar. Proyek ini menyasar jaringan irigasi tua yang terganggu sedimentasi dan erosi. Dengan sistem distribusi air yang efisien dan merata, sektor pertanian di wilayah ini — terutama komoditas padi dan jagung — diproyeksikan mengalami peningkatan.
“Kami berharap perbaikan ini menjadi stimulus bagi pertumbuhan sektor pertanian,” kata Agung BW.
Selain menunjang aktivitas pertanian, proyek ini sejalan dengan strategi nasional menekan impor pangan dan meningkatkan produksi domestik, sesuai dengan RPJMN 2025–2029.
Dampak Ekonomi Langsung: Tenaga Kerja Lokal dan UMKM Terserap
Proyek rehabilitasi irigasi ini tak hanya menyasar perbaikan fisik saluran air, tetapi juga berdampak pada perekonomian lokal. Dalam proses konstruksi, WIKA memprioritaskan tenaga kerja dari masyarakat sekitar, termasuk operator alat berat dan pekerja teknis.
“Kami selalu berusaha memberdayakan potensi lokal, tidak hanya tenaga kerja tetapi juga material bangunan seperti pasir dan batu,” ujar Agung BW.
Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah agar proyek strategis nasional membawa efek berganda (multiplier effect), termasuk mendukung UMKM di daerah.
Dukung Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Proyek yang Baik
WIKA menekankan pentingnya good corporate governance dalam setiap proyek. Proses pembangunan tidak hanya fokus pada hasil fisik, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kepatuhan terhadap lingkungan.
Seluruh proyek dikerjakan sesuai regulasi, dan berbagai prosedur pengendalian lingkungan — mulai dari pengelolaan limbah hingga pemulihan lahan terdampak dijalankan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
“Ini bukan hanya tentang memperbaiki saluran air, tetapi juga tentang mendukung petani agar lebih sejahtera melalui hasil panen yang lebih baik,” tutup Agung BW.
Dengan dua proyek besar di Jambi dan Kalimantan Utara, WIKA optimistis dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional serta pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.
Nathasya Zallianty
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya
- Kamis, 15 Januari 2026
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026










