Senin, 19 Januari 2026

Visi Melampaui Beton dan Aspal Antarkan Hutama Karya ke Puncak Kinerja

Visi Melampaui Beton dan Aspal Antarkan Hutama Karya ke Puncak Kinerja
Visi Melampaui Beton dan Aspal Antarkan Hutama Karya ke Puncak Kinerja

JAKARTA – Di balik deretan angka kinerja yang impresif dan pengakuan bergengsi dari Fortune Indonesia 100, PT Hutama Karya (Persero) membuktikan bahwa kesuksesan terbesarnya lahir dari sebuah filosofi fundamental: membangun nilai tambah yang jauh melampaui sekadar konstruksi fisik. Visi inilah yang menjadi motor penggerak utama yang mengantarkan perusahaan menembus peringkat ke-44 dalam daftar perusahaan terbaik di Indonesia.

Plt Direktur Utama Hutama Karya, Koentjoro, secara konsisten menegaskan bahwa setiap proyek yang dijalankan harus memiliki dampak signifikan bagi perekonomian. Visi ini terbukti bukan sekadar slogan. Pada tahun 2024, perusahaan berhasil membukukan lonjakan laba bersih sebesar 47,7% menjadi Rp2,8 triliun, dengan nilai aset yang meroket hingga Rp196 triliun.

Puncak kinerja ini adalah manifestasi nyata dari visi tersebut. Proyek monumental Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), misalnya, tidak dipandang sebagai sekadar bentangan jalan, melainkan sebagai katalisator kemajuan. Kehadiran tol sepanjang 1.042 km ini telah menjadi urat nadi baru yang mendongkrak investasi industri di koridor timur Sumatra hingga 42% dan secara langsung memberdayakan ratusan UMKM di rest area.

Baca Juga

Bus DAMRI Bandara YIA Kembali Beroperasi Perkuat Akses Transportasi Publik Jogja Sleman

“Hutama Karya hadir tak hanya membangun infrastruktur fisik, tapi juga sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional,” ujar Koentjoro.

Filosofi ini juga tercermin dalam strategi perusahaan yang terdiversifikasi, merambah ke sektor vital lain seperti proyek air bersih, pembangkit listrik, hingga pembangunan rumah sakit. Kepercayaan pasar yang kuat, tercermin dari order book senilai Rp46,6 triliun per semester I 2025, menjadi validasi bahwa visi jangka panjang ini diterima dengan baik oleh para pemangku kepentingan.

Saat perusahaan kini fokus menatap penyelesaian JTTS Tahap II, visi yang sama tetap menjadi kompas utama. Koentjoro menegaskan bahwa tujuan akhir dari setiap kilometer yang dibangun adalah penciptaan nilai.

“Visi kami jauh melampaui beton dan aspal. Setiap kilometer yang kami bangun harus membawa nilai tambah yang signifikan bagi ekonomi nasional,” kata Koentjoro.

Posisi Hutama Karya di jajaran Fortune 100 Indonesia menjadi konfirmasi paling sahih bahwa ketika sebuah visi besar dijalankan dengan eksekusi yang solid, hasilnya adalah sebuah pencapaian yang diakui di tingkat tertinggi.

Redaksi

Redaksi

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Rekomendasi Saham Perbankan Pilihan Analis Menghadapi Perdagangan Senin Awal Pekan

Rekomendasi Saham Perbankan Pilihan Analis Menghadapi Perdagangan Senin Awal Pekan

Ratusan Miliar Dana Asing Tinggalkan Saham Unggulan, Investor Global Pilih Waspada Hari Ini

Ratusan Miliar Dana Asing Tinggalkan Saham Unggulan, Investor Global Pilih Waspada Hari Ini

Tiga Kripto Top Gainers Hari Ini, Dash Melonjak 120 Persen Sepekan

Tiga Kripto Top Gainers Hari Ini, Dash Melonjak 120 Persen Sepekan

Dubai Larang Privacy Coins 2026, Dampak Regulasi Ini Untuk Pasar Crypto

Dubai Larang Privacy Coins 2026, Dampak Regulasi Ini Untuk Pasar Crypto

Peluang Bisnis 2026 Modal Kecil Tapi Prospektif Untung Besar Indonesia

Peluang Bisnis 2026 Modal Kecil Tapi Prospektif Untung Besar Indonesia