Bukalapak Catat Laba Rp2,9 Triliun Didukung Kinerja Investasi Kuartal III 2025
- Rabu, 29 Oktober 2025
JAKARTA - PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) berhasil membalikkan kondisi dari rugi bersih menjadi laba bersih sebesar Rp2,9 triliun hingga sembilan bulan pertama 2025. Peningkatan ini didorong oleh perolehan laba nilai investasi sebesar Rp2,32 triliun yang sebelumnya merugi, serta pendapatan operasi lainnya positif Rp139,3 miliar.
Selain itu, pendapatan perseroan naik menjadi Rp4,72 triliun dari sebelumnya Rp3,39 triliun, meningkat 39,03% secara tahunan. Kinerja ini menunjukkan ketahanan bisnis Bukalapak di tengah kondisi pasar yang dinamis dan tantangan ekonomi global.
Kontribusi Segmen Bisnis Utama
Baca JugaINKA Jelaskan Dinamika Sistem Pintu KRL pada Fase Pendampingan Operasional Awal
Pendapatan Bukalapak didorong oleh beberapa segmen utama, termasuk gaming senilai Rp3,85 triliun, pendapatan online-to-offline Rp605,9 miliar, ritel Rp226,7 miliar, dan investasi Rp42,7 miliar. Hal ini menegaskan bahwa setiap lini bisnis memberikan kontribusi positif terhadap ekosistem digital perusahaan.
Segmen Gaming tetap menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp1,4 triliun pada kuartal III/2025, tumbuh stabil 2% dibanding kuartal sebelumnya. Segmen Investment juga mencatatkan peningkatan pendapatan 30% secara kuartalan, mempertahankan margin kontribusi di atas 30%.
Kinerja Kuartal III dan Efisiensi Operasional
Sepanjang kuartal III/2025, Bukalapak membukukan pendapatan Rp1,64 triliun, meningkat 1% dibandingkan kuartal sebelumnya. Margin kontribusi tetap stabil, menunjukkan efisiensi operasional yang terjaga di tengah periode musiman yang biasanya lebih lambat.
EBITDA yang Disesuaikan tercatat negatif Rp18 miliar, sedangkan EBITDA ditambah pendapatan bunga bersih menurun dari Rp201 miliar kuartal II menjadi Rp175 miliar kuartal III. Penurunan ini sejalan dengan pelaksanaan program pembelian kembali saham serta kondisi suku bunga Indonesia yang menurun, mencerminkan pengelolaan keuangan yang hati-hati dan berimbang.
Posisi Keuangan dan Strategi Pertumbuhan
Hingga 30 September 2025, Bukalapak memiliki total kas, setara kas, dan investasi likuid senilai Rp17,9 triliun. Dana ini ditempatkan pada instrumen likuid seperti deposito, obligasi pemerintah, dan reksa dana, memberikan fleksibilitas finansial untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Ke depan, Bukalapak akan terus mengembangkan seluruh lini bisnis dan memperdalam penetrasi pasar melalui inovasi produk serta peningkatan pengalaman pengguna. Posisi kas dan fleksibilitas finansial yang kuat menjadi landasan eksekusi strategi pertumbuhan dan menghadirkan solusi digital relevan bagi ekosistem bisnis di Indonesia.
Fokus pada Pasar yang Menguntungkan dan Margin Kontribusi
Perseroan menyesuaikan fokus segmen Mitra Bukalapak pada pasar lebih menguntungkan, yang turut meningkatkan margin kontribusi sebesar 44% secara kuartalan. Segmen Retail tetap strategis, dengan margin kontribusi mencapai 23,6% pada kuartal III/2025, menunjukkan pengelolaan bisnis yang terkendali dan berkelanjutan.
Strategi ini memastikan Bukalapak tetap kompetitif dan mampu menghadapi dinamika pasar digital. Dengan kombinasi pendapatan investasi, pertumbuhan segmen inti, dan manajemen keuangan disiplin, Bukalapak menegaskan posisi sebagai salah satu ekosistem digital terdepan di Indonesia.
Nathasya Zallianty
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya
- Kamis, 15 Januari 2026
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026










