JAKARTA - Harapan Neymar untuk kembali ke performa terbaiknya kembali terguncang setelah cedera lutut terbarunya memaksanya menepi lebih lama.
Ketika perjalanan menuju pemulihan mulai menunjukkan kemajuan, takdir justru menghadirkan ujian baru yang jauh lebih berat bagi sang megabintang Brasil. Situasi ini membuatnya berada di posisi genting menjelang Piala Dunia 2026.
Cedera meniskus di lutut kiri yang ia alami tujuh bulan sebelum turnamen membuat kesempatan tampilnya bersama Timnas Brasil semakin tipis. Padahal, Neymar sempat menemukan ritme bermainnya lagi setelah pulih dari masalah hamstring dan tampil empat kali beruntun untuk Santos.
Baca JugaBerapa Modal Usaha Laundry Koin? Ini Rincian dan Tips Suksesnya!
Cedera yang Muncul di Tengah Tren Positif
Neymar memasuki periode yang menjanjikan bersama Santos sebelum nasib buruk kembali menghampiri. Setelah merasa percaya diri pada laga kontra Mirassol, keluhan pada lutut kirinya justru membuka babak baru perjalanan cedera yang lebih serius.
Padahal ia baru saja kembali merasakan menit bermain reguler untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan cedera meniskus yang melibatkan lutut yang sama dengan operasi ACL dan meniskus pada 2023. Situasi ini langsung mengubah rencana Santos dan harapan publik Brasil. Neymar terpaksa absen hingga akhir musim, meninggalkan kekosongan besar di skuad.
Kondisi ini menjadi pukulan keempat baginya sejak kembali ke Santos pada Januari lalu. Dalam 25 penampilan, ia membukukan tujuh gol, namun kontribusi terpentingnya di momen krusial justru terhenti akibat cedera.
Santos Kehilangan Pemain Kunci di Saat Genting
Ketidakhadiran Neymar menjadi kerugian besar bagi Santos yang sedang berjuang menghindari degradasi. Mereka saat ini berada di posisi ke-17, berselisih satu poin dari zona aman. Dengan tiga pertandingan krusial tersisa, absennya pemain berkualitas seperti Neymar semakin menambah berat tugas pelatih Juan Pablo Vojvoda.
Pada awalnya, ketidakhadiran Neymar saat Santos bermain imbang 1-1 melawan Internacional hanya dianggap sebagai langkah pencegahan.
Namun hasil pemeriksaan medis justru memperlihatkan kondisi yang jauh dari harapan. Cedera yang dideritanya bahkan lebih parah dari perkiraan awal, membuat peluangnya kembali tampil musim ini resmi tertutup.
Santos kini menghadapi perjalanan sulit tanpa pemain yang mereka harapkan bisa menjadi pembeda di saat-saat penentuan. Publik klub pun merasa terpukul, sebab momentum kebangkitan sang bintang justru terpotong saat dibutuhkan.
Ancaman Absen di Piala Dunia 2026 Kian Nyata
Cedera ini tidak hanya memengaruhi perjalanan Neymar bersama Santos, tetapi juga berdampak besar pada mimpinya kembali membela Timnas Brasil di Piala Dunia 2026. Pelatih Carlo Ancelotti sebelumnya menyampaikan sinyal positif mengenai potensi Neymar tampil di turnamen tersebut.
“Saya pikir Neymar hanya topik hangat di Brasil, tetapi saya melihatnya sebagai isu global,” ucap Ancelotti.
"Neymar ada dalam daftar pemain yang berpeluang tampil di Piala Dunia. Sekarang ia punya waktu enam bulan untuk masuk daftar final. Kami hanya perlu mengamatinya dan pemain lain untuk menghindari kesalahan dalam seleksi akhir," tambahnya.
Namun waktu yang seharusnya menjadi kesempatan emas bagi Neymar untuk menunjukkan kelayakannya justru harus ia habiskan dalam masa pemulihan panjang. Lebih buruk lagi, ia belum pernah mendapat panggilan dari Ancelotti sejak pelatih tersebut mengambil alih tim pada Mei lalu.
Dengan situasi tersebut, peluang Neymar semakin menipis. Kebugaran menjadi faktor utama penilaian Ancelotti, dan cedera ini membuat sang pelatih harus memikirkan opsi lain untuk komposisi final skuad Brasil.
Lingkaran Cedera yang Tak Kunjung Berakhir
Cedera terbaru ini semakin menegaskan betapa sulitnya Neymar keluar dari lingkaran masalah fisik yang menghantuinya dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah berkali-kali berjuang bangkit, ia justru kembali terjebak dalam masa pemulihan yang panjang. Kondisi ini membuat banyak pihak mulai meragukan kesempatan Neymar untuk kembali mencapai puncak kariernya.
Meskipun demikian, publik Brasil tetap berharap Neymar mampu menemukan keajaiban dalam proses pemulihannya. Sebagai salah satu ikon sepak bola modern, kehadirannya di Piala Dunia selalu membawa warna tersendiri bagi permainan Tim Samba.
Namun waktu terus berjalan, dan semakin sempit bagi Neymar untuk membuktikan dirinya layak kembali memperkuat Brasil. Cedera lutut terbarunya menjadi bukti bahwa jalan kembali ke panggung terbesar tidak pernah mudah.
Wildan Dwi Aldi Saputra
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Terpopuler
1.
2.
Prabowo Dorong Perluasan Sekolah Rakyat untuk Pendidikan Merata
- 17 Januari 2026
3.
4.
BMKG Waspadai Cuaca Ekstrem di Indonesia Minggu Depan
- 17 Januari 2026
5.
BMKG : Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia Minggu Ini
- 17 Januari 2026













