JAKARTA - PT Sinergi Gula Nusantara (Sugar Co) resmi mengumumkan rencana pengambilalihan tiga pabrik gula yang sebelumnya berada di bawah holding BUMN pangan, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD.
Langkah ini menandai ekspansi Sugar Co dalam memperkuat jaringan pabrik gula nasional.
Direksi Sugar Co menyebutkan bahwa pengambilalihan dilakukan melalui pembelian saham langsung dari pemegang saham masing-masing pabrik. “Rencana pengambilalihan tersebut merupakan pengambilalihan saham yang dilakukan langsung dari pemegang saham masing-masing,” tulis manajemen dalam pengumuman resmi, Jumat (5/12/2025).
Baca JugaINKA Jelaskan Dinamika Sistem Pintu KRL pada Fase Pendampingan Operasional Awal
Perubahan Pengendalian dan Dampak Operasional
Ambil alih saham ini akan mengubah pengendalian terhadap ketiga pabrik, yaitu Pabrik Gula Rajawali I, Pabrik Gula Rajawali II, dan Pabrik Gula Candi Baru. “Mengakibatkan perubahan pengendalian terhadap masing-masing pabrik gula,” tambah manajemen Sugar Co.
Dengan tambahan tiga pabrik ini, Sugar Co semakin memperkuat portofolionya yang kini mencakup 36 pabrik gula di seluruh Indonesia. Sebanyak 31 pabrik sudah beroperasi dengan kapasitas sekitar 123.000 ton, mampu mengolah 18 juta ton tebu.
Sementara itu, lima pabrik lain berada dalam posisi standby, termasuk pabrik Sei Semarang, Pangka, Tasikmadoe, Olean, dan Bone, yang siap diaktifkan sesuai kebutuhan pasar.
Sejumlah Pabrik Sudah Beroperasi dan Produktif
Beberapa pabrik Sugar Co telah menjalankan proses giling dengan kapasitas penuh. Contohnya, pabrik Prajekan di Bondowoso, pabrik Asembagus di Situbondo, pabrik Mojo di Sragen, pabrik Glenmore di Banyuwangi, pabrik Jatiroto di Lumajang, dan pabrik Semboro.
Sugar Co bergerak di bawah sub-holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero), yang fokus pada agroindustri gula. Penambahan tiga pabrik ini akan memperluas jangkauan produksi serta memperkuat suplai gula nasional, sekaligus mendukung stabilitas harga.
Perusahaan juga menekankan pentingnya integrasi operasional dengan pabrik yang diambil alih, agar proses produksi dan distribusi gula tetap lancar dan efisien.
Kolaborasi dengan Petani dan Peran ID FOOD
ID FOOD sebelumnya telah menyerap gula petani mencapai 121.312 ton senilai Rp1,75 triliun melalui kolaborasi dengan Sugar Co dan pedagang. Rinciannya, ID FOOD menyerap 92.830 ton, Sugar Co 6.896 ton, dan pedagang 21.586 ton.
Pengambilalihan tiga pabrik ini memungkinkan Sugar Co memperkuat hubungan dengan petani tebu, meningkatkan efisiensi rantai pasok, dan mendukung target ketahanan pangan nasional.
Langkah ini sejalan dengan strategi nasional memperkuat agroindustri gula dan memastikan produksi dalam negeri mampu memenuhi permintaan domestik secara berkelanjutan.
Wildan Dwi Aldi Saputra
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya
- Kamis, 15 Januari 2026
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026










