Kampus dan Pemerintah Bersinergi Tangani Bencana Sumatera
- Senin, 08 Desember 2025
JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menekankan kolaborasi antara kampus dan pemerintah sebagai strategi utama dalam penanganan bencana di Sumatera.
Dikonfirmasi di Jakarta, Senin, Stella menyebut keterlibatan perguruan tinggi memungkinkan bantuan lebih cepat, tepat sasaran, dan terukur hingga ke lokasi terdampak.
“Kesiapan bukan hanya soal kecepatan bergerak, tetapi memastikan bantuan tiba aman dan tepat sasaran,” tegas Stella.
Baca JugaCek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya
Tiga Skema Bantuan dari Kemdiktisaintek
Stella menjelaskan Kemdiktisaintek telah menyiapkan tiga skema bantuan bagi sivitas akademika dan masyarakat terdampak. Pertama, pengajuan proposal kebutuhan dari kampus, dosen, dan mahasiswa.
Kedua, pemberian bantuan langsung dari Kemdiktisaintek. Ketiga, penyaluran bantuan khusus bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang terdampak bencana.
Setiap skema dirancang agar distribusi bantuan berjalan terukur, mulai identifikasi kebutuhan, pengadaan barang secara lengkap, hingga distribusi ke wilayah Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Aceh Tamiang.
Posko Perguruan Tinggi Aktif Salurkan Logistik dan Tenaga Medis
Di Sumatera Utara, posko kampus mengoordinasikan pengumpulan dan distribusi logistik pangan, air bersih, obat-obatan, dan selimut, sekaligus menyediakan layanan kesehatan darurat.
“Selain logistik dasar, kami menghadirkan 6 tenaga medis dan 2 dokter TNI untuk pelayanan kesehatan di lokasi bencana, yang disalurkan melalui udara dari Pangkalan TNI AU Soewondo Medan,” jelas Stella.
Posko juga menyalurkan tenaga teknis untuk pemulihan jaringan komunikasi dan sanitasi lingkungan, memastikan proses penanganan berjalan lancar dan efisien.
Layanan Kesehatan Keliling dan Stok Obat Darurat
Stella menegaskan perguruan tinggi turut menyediakan stok obat darurat, peralatan medis ringan, dan layanan kesehatan keliling untuk melengkapi fasilitas kesehatan lokal. Koordinasi terus dilakukan dengan posko daerah dan kementerian terkait, agar data situasi selalu diperbarui dan kebutuhan di lapangan dapat segera terpenuhi.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh upaya penanganan berjalan terukur dan berkelanjutan, mempercepat pemulihan awal, serta meminimalkan risiko lanjutan bagi masyarakat terdampak,” ujar Stella Christie.
Pentingnya Sinergi Berkelanjutan untuk Pemulihan
Pendekatan berbasis kampus tidak hanya menekankan penyaluran bantuan, tetapi juga pemulihan jangka pendek dan penguatan kapasitas masyarakat terdampak. Sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan menciptakan sistem tanggap darurat yang lebih cepat, efisien, dan responsif terhadap berbagai skenario bencana.
Kolaborasi ini menjadi model bagi penanganan bencana di wilayah lain, menggabungkan keahlian akademik, sumber daya logistik, dan jaringan pemerintahan. Dengan strategi ini, bantuan tidak hanya sampai lebih cepat, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi pemulihan masyarakat pascabencana.
Wildan Dwi Aldi Saputra
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya
- Kamis, 15 Januari 2026
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026










