Jumat, 16 Januari 2026

Tjokro Group Akuisisi GPSO, Targetkan Aset Capai Rp 5 Triliun

Tjokro Group Akuisisi GPSO, Targetkan Aset Capai Rp 5 Triliun
Tjokro Group Akuisisi GPSO, Targetkan Aset Capai Rp 5 Triliun

JAKARTA - Entitas PT PIMSF Pulogadung, bagian dari Tjokro Group, resmi menjadi pengendali PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO). 

Langkah ini menandai babak baru bagi GPSO dalam mengembangkan kapasitas bisnisnya.

CEO Tjokro Group, Kurniawan Edi Tjokro, menyampaikan bahwa akuisisi ini bukan sekadar pengambilalihan saham, tetapi strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi perusahaan di sektor industri dan konstruksi.

Baca Juga

INKA Jelaskan Dinamika Sistem Pintu KRL pada Fase Pendampingan Operasional Awal

Target Ekspansi Aset Hingga Rp 5 Triliun

Saat ini, total aset GPSO tercatat sekitar Rp 2 triliun. Dengan tambahan opsi pendanaan melalui pasar modal, Tjokro Group menargetkan aset perusahaan dapat naik menjadi Rp 5 triliun dalam beberapa tahun ke depan.

Edi menegaskan, peningkatan aset ini akan mendukung ekspansi bisnis tidak hanya domestik tetapi juga mancanegara, seiring GPSO memperluas cakupan jasa dan manufaktur.

Diversifikasi Layanan dan Solusi Industri

Akuisisi GPSO menjadi langkah strategis untuk memperluas sayap Tjokro Group ke sektor jasa, konstruksi industri, dan solusi mekanikal-sipil. Perusahaan melihat peluang sinergi yang besar antara kemampuan manufaktur grup dan kapabilitas GPSO di bidang mesin besar serta peralatan industri.

“Kami berfokus pada dua pilar utama, yaitu layanan dan manufaktur. Ini termasuk pembuatan komponen presisi, fabrikasi, instalasi, serta penyediaan mesin dan peralatan untuk industri dan konstruksi,” jelas Edi.

Komitmen pada Proyek Infrastruktur dan Industri Berat

Kurniawan menambahkan, GPSO siap mendukung kebutuhan mesin dari tahap pembuatan, fabrikasi, hingga instalasi, terutama untuk proyek industri berat dan infrastruktur strategis.

Dengan dukungan Tjokro Group, GPSO diharapkan mampu menjadi pemain kunci dalam sektor manufaktur dan konstruksi, serta mendorong pertumbuhan perusahaan melalui diversifikasi produk dan layanan.

Mandatory Tender Offer untuk Pemegang Saham Publik

Sebagai bagian dari akuisisi, PT PIMSF Pulogadung menjalankan kewajiban sesuai regulasi, termasuk penawaran tender wajib (Mandatory Tender Offer) kepada pemegang saham publik. Hal ini dilakukan untuk memperkuat konsolidasi kepemilikan dan mempermudah pengambilan keputusan strategis.

Langkah ini juga memberikan fleksibilitas bagi manajemen GPSO untuk mengeksekusi rencana ekspansi dan memperluas jaringan bisnis, sekaligus meningkatkan nilai perusahaan bagi pemegang saham.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

15 Makanan Khas Kediri, Sayang untuk Dilewatkan Saat Berkunjung!

15 Makanan Khas Kediri, Sayang untuk Dilewatkan Saat Berkunjung!

Kelebihan dan Kekurangan PT yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membuat!

Kelebihan dan Kekurangan PT yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membuat!

Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya

Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya

Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap

Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap

Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026

Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026