Selasa, 20 Januari 2026

Kaldu Jamur vs Kaldu Ayam, Mana Lebih Sehat dan Cocok untuk Masakan

Kaldu Jamur vs Kaldu Ayam, Mana Lebih Sehat dan Cocok untuk Masakan
Kaldu Jamur vs Kaldu Ayam, Mana Lebih Sehat dan Cocok untuk Masakan

JAKARTA - Saat aroma masakan mulai tercium dari dapur, sering kali muncul satu pertanyaan sederhana sebelum hidangan disajikan. Rasa gurih seperti apa yang sebenarnya ingin dihadirkan agar masakan terasa lebih lengkap dan menggugah selera.

Dalam proses memasak sehari-hari, pemilihan kaldu sering menjadi penentu utama rasa akhir. Perbandingan antara kaldu jamur dan kaldu ayam pun kerap membuat banyak orang ragu menentukan pilihan.

Dahulu, kaldu ayam hampir selalu menjadi andalan utama untuk menciptakan rasa gurih alami pada berbagai masakan Nusantara. Seiring waktu, kaldu jamur hadir sebagai alternatif yang dinilai lebih ringan dan ramah bagi berbagai gaya hidup.

Baca Juga

Cara Praktis Membuat Nagasari Magic Com Lembut Legit Tanpa Kukusan Ribet

Kini, kedua jenis kaldu ini sama-sama mudah ditemukan di pasaran. Agar tidak salah memilih, penting memahami karakter, kandungan, serta kecocokannya dengan jenis masakan yang akan dibuat.

Perbedaan Bahan Dasar yang Membentuk Rasa Gurih

Jika ditelusuri dari bahan pembuatannya, perbedaan kaldu jamur dan kaldu ayam sebenarnya sangat jelas. Kaldu jamur dibuat dari ekstrak jamur Saccharomyces cerevisiae yang dikeringkan, sementara kaldu ayam berasal dari rebusan daging, kulit, dan tulang ayam.

Proses pembuatan kaldu ayam membutuhkan waktu lama agar sari nutrisi dan lemaknya keluar sempurna. Hasilnya adalah rasa gurih yang kuat, kaya, dan memiliki aroma khas hewani.

Berbeda dengan itu, kaldu jamur melalui proses fermentasi yang kemudian dinonaktifkan menggunakan panas. Proses ini menghasilkan bentuk bubuk atau granula dengan karakter rasa umami yang lembut.

Karena bahan dasarnya berbeda, sensasi rasa yang dihasilkan pun tidak sama. Kaldu ayam memberikan rasa gurih yang cenderung berat dan berminyak, sedangkan kaldu jamur memperkuat rasa bahan tanpa mendominasi.

Kandungan Nutrisi dan Dampaknya bagi Kesehatan

Dari sisi kesehatan, kaldu jamur sering dipilih oleh mereka yang memperhatikan asupan kalori dan lemak. Kaldu ini terbuat dari ragi jamur yang tumbuh pada media kaya gula seperti tebu atau bit, sehingga secara alami rendah lemak dan bebas kolesterol.

Dalam satu sendok makan kaldu jamur terkandung sekitar 34 Kkal. Meski ringan, kaldu ini tetap mengandung protein, serat, kalsium, serta vitamin B kompleks seperti B12, B6, dan niacin.

Kaldu ayam juga memiliki keunggulan tersendiri dari sisi nutrisi. Dalam satu gelas kaldu ayam terdapat asam amino, vitamin K2, omega 3, serta mineral seperti magnesium, fosfor, zinc, dan selenium.

Meski mengandung lemak hewani, kaldu ayam tetap bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Sifatnya yang menghangatkan membuatnya sering dikonsumsi saat masa pemulihan dari sakit.

Kaldu Jamur untuk Pola Makan Modern dan Vegan

Bagi pelaku gaya hidup vegan dan vegetarian, kaldu jamur menjadi pilihan yang aman dan praktis. Kaldu ini tidak mengandung unsur hewani sehingga sesuai untuk berbagai kebutuhan diet.

Keunggulan lain dari kaldu jamur adalah sifatnya yang bebas gluten dan bebas susu. Hal ini menjadikannya aman untuk dikonsumsi oleh orang dengan alergi tertentu.

Kaldu jamur sering dijuluki sebagai keju vegan karena tampilannya berupa butiran kuning. Aromanya pun sekilas menyerupai keju parmesan yang gurih.

Selain itu, kaldu jamur mengandung antioksidan dari vitamin A dan C. Kandungan selenium di dalamnya membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan yang berisiko memicu penyakit kronis.

Dengan harga sekitar Rp11.000 hingga Rp13.000 per 100 gram, kaldu jamur cukup terjangkau. Nilai tersebut sebanding dengan kandungan protein nabati dan manfaat kesehatannya.

Keunggulan Kaldu Ayam dalam Masakan Tradisional

Meski kaldu jamur semakin populer, kaldu ayam tetap menjadi pilihan utama dalam banyak masakan tradisional. Kandungan kolagen alami dari tulang ayam sangat baik untuk kesehatan sendi dan elastisitas kulit.

Kolagen dalam kaldu ayam juga berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan. Hal ini membuat kaldu ayam kerap digunakan sebagai menu pendamping bagi orang yang sedang kurang fit.

Dari segi rasa, kaldu ayam memiliki karakter gurih yang kuat dan sulit digantikan. Menu seperti soto, opor, dan bakso sangat bergantung pada aroma kaldu hewani.

Kaldu ayam juga mengandung zat besi dan selenium dalam jumlah cukup. Kandungan ini membantu mencegah anemia dan menjaga fungsi tiroid tetap optimal.

Jika dibuat sendiri di rumah, kaldu ayam bisa disesuaikan kadar garamnya. Cara ini menjadikannya lebih sehat dibandingkan penyedap instan yang tinggi sodium.

Menentukan Kaldu Sesuai Jenis Masakan

Saat memasak, memilih kaldu yang tepat sangat berpengaruh pada hasil akhir hidangan. Meski sama-sama gurih, tidak semua masakan cocok menggunakan jenis kaldu yang sama.

Untuk masakan berbasis daging atau unggas, kaldu ayam adalah pilihan paling ideal. Lemak alaminya menyatu dengan rempah sehingga menciptakan kuah yang kaya dan autentik.

Hidangan seperti soto, gulai, atau opor akan terasa lebih lengkap dengan kaldu ayam. Rasa gurihnya memberikan kepuasan yang khas bagi lidah keluarga Indonesia.

Sementara itu, tumisan sayur dan masakan vegetarian lebih cocok menggunakan kaldu jamur. Rasa umaminya memperkuat kesegaran sayuran tanpa menutupi cita rasa asli.

Kaldu jamur juga sangat cocok untuk menu diet atau pola makan nabati. Aromanya yang lembut tidak memberatkan pencernaan.

Untuk sup bening yang disajikan saat masa pemulihan, pemilihan kaldu bisa disesuaikan dengan kebutuhan energi. Kaldu ayam membantu mempercepat pemulihan jaringan tubuh, sementara kaldu jamur meningkatkan nafsu makan.

Sebelum membeli, selalu periksa label kemasan produk. Kandungan garam dan gula setiap merek bisa berbeda dan perlu disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.

Dengan memahami perbedaan kaldu jamur dan kaldu ayam, kamu bisa lebih bijak berkreasi di dapur. Masakan pun tak hanya lezat, tetapi juga mendukung kesehatan jangka panjang.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Update Jadwal Lengkap KA Prameks Januari 2026 Rute Yogyakarta–Kutoarjo dan Sebaliknya

Update Jadwal Lengkap KA Prameks Januari 2026 Rute Yogyakarta–Kutoarjo dan Sebaliknya

Jadwal Lengkap Kereta Api Bandara YIA Selasa 20 Januari 2026 Jadi Andalan Akses Praktis ke Bandara

Jadwal Lengkap Kereta Api Bandara YIA Selasa 20 Januari 2026 Jadi Andalan Akses Praktis ke Bandara

Jadwal Terbaru KRL Solo-Yogyakarta Januari 2026, Waktu Keberangkatan Lengkap Setiap Stasiun

Jadwal Terbaru KRL Solo-Yogyakarta Januari 2026, Waktu Keberangkatan Lengkap Setiap Stasiun

Update Harga Emas Pegadaian Terbaru Selasa 20 Januari 2026 Lengkap Semua Merek

Update Harga Emas Pegadaian Terbaru Selasa 20 Januari 2026 Lengkap Semua Merek

Update Lengkap Harga Emas Perhiasan 5 hingga 24 Karat 2026

Update Lengkap Harga Emas Perhiasan 5 hingga 24 Karat 2026