Selasa, 20 Januari 2026

Waskita Karya Ambil Peran Strategis Bangun Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Triliunan Rupiah

Waskita Karya Ambil Peran Strategis Bangun Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Triliunan Rupiah
Waskita Karya Ambil Peran Strategis Bangun Sekolah Rakyat Tahap II Senilai Triliunan Rupiah

JAKARTA - PT WASKITA Karya (Persero) Tbk. ditunjuk untuk menggarap pembangunan Sekolah Rakyat tahap II dengan nilai proyek total Rp 3,87 triliun. BUMN konstruksi ini memperoleh empat proyek Sekolah Rakyat yang tersebar di beberapa provinsi, menjadi bagian dari upaya pemerataan pendidikan di Indonesia.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam proyek ini merupakan wujud dukungan terhadap cita-cita Presiden Prabowo untuk menghapus kemiskinan ekstrem. Program ini juga menjadi prioritas pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan yang merata bagi seluruh rakyat.

Proyek Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur

Baca Juga

DAMRI Hadirkan Rute Jogja–Semarang PP, Mudahkan Wisatawan dan Masyarakat

Salah satu proyek yang dikerjakan Waskita Karya berada di Sulawesi Selatan dengan nilai kontrak Rp 1,23 triliun. Pembangunan mencakup lima kabupaten, yakni Wajo, Sidrap, Tana Toraja, Soppeng, dan Barru, yang ditargetkan rampung pada pertengahan 2026.

Selain itu, Waskita Karya mengerjakan proyek Sekolah Rakyat di Jawa Timur senilai Rp 1,16 triliun. Pembangunan tersebar di Kabupaten Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, dan Kota Surabaya, dengan seluruh fasilitas ditargetkan selesai dalam delapan bulan.

Setiap lokasi Sekolah Rakyat dirancang menyediakan fasilitas pendidikan lengkap. Mulai dari SD hingga SMA, dilengkapi asrama siswa dan guru, kantin, sarana olahraga, tempat ibadah, serta gedung serbaguna yang mendukung kegiatan belajar-mengajar.

Waskita Karya memastikan seluruh bangunan menggunakan material ramah lingkungan. Metode konstruksi yang diterapkan memperhatikan keselamatan, efisiensi, serta prinsip pembangunan berkelanjutan sesuai komitmen ESG perusahaan.

Proyek Sekolah Rakyat di Sumatera Selatan dan Aceh

Proyek lainnya berada di Sumatera Selatan dengan nilai kontrak Rp 719,5 miliar. Lokasi pembangunan berada di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Empat Lawang, menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Sementara itu, di Aceh, Waskita Karya membangun Sekolah Rakyat senilai Rp 757,05 miliar. Proyek ini mencakup Kabupaten Nagan Raya, Aceh Singkil, dan Kota Subulussalam, dengan kontrak proyek ditandatangani pada Desember 2025 di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta.

Ermy Puspa Yunita menegaskan bahwa Waskita Karya, sebagai BUMN konstruksi dengan pengalaman lebih dari 65 tahun, siap mendukung program pemerintah untuk menyejahterakan rakyat. Pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat pendidikan nasional secara merata.

Melalui proyek ini, Waskita Karya juga menerapkan standar konstruksi berkualitas tinggi. Setiap bangunan dirancang agar aman, nyaman, dan mendukung proses belajar yang optimal bagi siswa serta guru.

Tahap II Sekolah Rakyat, Investasi SDM Indonesia

Kementerian Pekerjaan Umum akan melanjutkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di 104 lokasi di seluruh Indonesia. Menteri PU Dody Hanggodo menekankan bahwa Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia nasional.

“Pembangunan Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun SDM unggul. Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” ujar Dody Hanggodo.

Pada tahap II ini, Sekolah Rakyat dirancang menampung 112.320 siswa melalui 3.744 rombongan belajar. Rombongan belajar tersebut terdiri atas 1.872 SD, 936 SMP, dan 936 SMA, dengan kapasitas 1.080 siswa per lokasi dan total 36 rombongan belajar.

Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II tersebar di berbagai wilayah, meliputi 26 lokasi di Sumatera, 40 lokasi di Jawa, 12 lokasi di Kalimantan, dan 16 lokasi di Sulawesi. Penempatan strategis ini bertujuan menjangkau siswa dari berbagai daerah untuk meningkatkan pemerataan pendidikan.

Setiap proyek menekankan pengembangan fasilitas yang mendukung kegiatan akademik maupun non-akademik. Gedung serbaguna, fasilitas olahraga, dan ruang ibadah menjadi bagian integral agar siswa dapat berkembang secara holistik.

Waskita Karya memastikan pembangunan Sekolah Rakyat memadukan aspek fungsional dan estetika. Hal ini dimaksudkan agar sekolah tidak hanya nyaman, tetapi juga menjadi ikon pendidikan yang membanggakan di masing-masing wilayah.

Komitmen Waskita Karya dalam Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan

Ermy Puspa Yunita menyampaikan bahwa semua proyek menggunakan material ramah lingkungan dan metode kerja efisien. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan komitmen Waskita Karya terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Waskita Karya berharap kehadiran Sekolah Rakyat Tahap II dapat mendukung pencapaian pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia. Program ini juga menjadi sarana strategis bagi pemerintah untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem melalui akses pendidikan berkualitas.

Perusahaan memastikan bahwa seluruh fasilitas sekolah dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar yang optimal. Ketersediaan asrama, kantin, olahraga, dan gedung serbaguna menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan aman.

Selain itu, setiap lokasi dirancang agar dapat menampung jumlah siswa yang signifikan, dengan kapasitas hingga lebih dari seribu siswa per sekolah. Hal ini membantu pemerintah menjangkau lebih banyak anak dan meningkatkan kualitas pendidikan di daerah terpencil maupun perkotaan.

Proyek Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata bagaimana konstruksi dapat bersinergi dengan program pembangunan nasional. Waskita Karya berperan strategis dalam mewujudkan fasilitas pendidikan yang modern, berkelanjutan, dan mendukung pengembangan SDM unggul.

Dengan pengalaman lebih dari 65 tahun, Waskita Karya menunjukkan kemampuan mengelola proyek berskala besar. Perusahaan memastikan setiap pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai standar keselamatan, kualitas, dan tepat waktu.

Secara keseluruhan, Sekolah Rakyat Tahap II bukan hanya proyek konstruksi, tetapi juga investasi masa depan bangsa. Kehadiran sekolah ini diharapkan mendorong generasi muda Indonesia menjadi lebih cerdas, produktif, dan siap menghadapi tantangan global.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PGEO Perkuat Peran Energi Bersih Lewat Panas Bumi Green Hydrogen Terintegrasi

PGEO Perkuat Peran Energi Bersih Lewat Panas Bumi Green Hydrogen Terintegrasi

Pergerakan Komoditas Global Awal Pekan Minyak Stabil CPO Datar Logam Menguat

Pergerakan Komoditas Global Awal Pekan Minyak Stabil CPO Datar Logam Menguat

Pilihan Rumah Murah Purworejo Jawa Tengah Mulai 150 Jutaan Masih Tersedia

Pilihan Rumah Murah Purworejo Jawa Tengah Mulai 150 Jutaan Masih Tersedia

FIFA Series 2026 Jadi Ujian Global Timnas Indonesia Erick Thohir Tekankan Makna

FIFA Series 2026 Jadi Ujian Global Timnas Indonesia Erick Thohir Tekankan Makna

Manchester United Pertimbangkan Oliver Glasner Setelah Pujian Tinggi Ralf Rangnick Menguat

Manchester United Pertimbangkan Oliver Glasner Setelah Pujian Tinggi Ralf Rangnick Menguat