Rabu, 21 Januari 2026

Pola Makan Sehari-hari Ternyata Berpengaruh Besar pada Kesehatan Usus Tubuh

Pola Makan Sehari-hari Ternyata Berpengaruh Besar pada Kesehatan Usus Tubuh
Pola Makan Sehari-hari Ternyata Berpengaruh Besar pada Kesehatan Usus Tubuh

JAKARTA - Di tengah maraknya informasi kesehatan yang beredar di media sosial, tidak sedikit orang mengikuti tren tanpa memahami dasar medisnya. Banyak saran tentang suplemen dan pola makan justru dipopulerkan oleh pihak nonmedis.

Hal ini tentu perlu disikapi dengan lebih bijak, terutama saat berkaitan dengan kesehatan tubuh. Salah satu aspek penting yang kerap diabaikan adalah kesehatan usus.

Usus memiliki peran besar dalam sistem pencernaan dan kekebalan tubuh. Apa yang dikonsumsi sehari-hari sangat memengaruhi keseimbangan bakteri di dalamnya.

Baca Juga

AC Milan Tetap Aktif Cari Bek Tengah Jelang Penutupan Bursa Transfer

Alih-alih mengikuti tren sembarangan, memilih makanan yang direkomendasikan ahli menjadi langkah yang lebih aman. Beberapa jenis makanan diketahui memberikan manfaat nyata bagi kesehatan usus.

Seorang ahli gastroenterologi membagikan pandangannya mengenai makanan yang mendukung fungsi usus. Rekomendasi ini didasarkan pada kandungan nutrisi dan hasil penelitian.

Berikut ini sejumlah makanan yang dinilai baik untuk menjaga kesehatan usus. Setiap jenis makanan memiliki manfaat berbeda yang saling melengkapi.

Kurma Segar dan Manfaatnya bagi Usus

Kurma dikenal sebagai buah manis yang sering dijadikan camilan sehat. Meski rasanya manis, buah ini tetap ramah terhadap kadar gula darah.

Seorang dokter spesialis gastroenterologi Joseph Salhab, MD, menyebut kurma sebagai “multivitamin alami”. Julukan ini diberikan karena kandungan nutrisinya yang lengkap.

Kurma kaya akan polifenol yang berasal dari tumbuhan. Senyawa ini memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi bagi tubuh.

Polifenol berperan dalam melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Efek ini turut membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Sebuah studi dalam Journal of Nutritional Science tahun 2014 menyebut konsumsi kurma mendukung kesehatan usus besar. Kurma juga diketahui membantu pertumbuhan bakteri baik.

Selain itu, konsumsi kurma berpotensi memperlambat perkembangan kanker usus besar. Manfaat ini menjadikan kurma sebagai buah yang bernilai tinggi.

Kurma juga mengandung serat dalam jumlah cukup. Serat ini membantu melancarkan pencernaan dan menjaga keteraturan buang air besar.

Kombinasi Semangka dan Jeruk Nipis

Semangka dikenal sebagai buah yang menyegarkan dan kaya air. Kandungan nutrisinya ternyata juga bermanfaat bagi kesehatan usus.

Menurut Salhab, semangka dapat membantu menurunkan risiko kanker usus besar dan kanker lambung. Manfaat ini didukung oleh penelitian terbaru.

Sebuah studi tahun 2023 meneliti hubungan konsumsi buah dan risiko kanker usus besar. Hasilnya menunjukkan semangka memiliki dampak penurunan risiko yang signifikan.

Konsumsi semangka dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar hingga 26 persen. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam penelitian tersebut.

Sementara itu, jeruk nipis dikenal kaya akan vitamin C dan antioksidan. Kandungan ini membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan.

Antioksidan dalam jeruk nipis juga berperan menjaga kesehatan pencernaan. Efek perlindungan sel sangat penting bagi organ dalam.

Mengombinasikan semangka dengan perasan jeruk nipis dapat menjadi camilan sehat. Selain segar, kombinasi ini mendukung kesehatan usus.

Brokoli dan Perannya dalam Detoksifikasi

Kesehatan hati dan usus saling berkaitan erat. Darah dari sistem pencernaan akan mengalir langsung ke hati.

Apa yang terjadi di usus dapat memengaruhi kinerja hati. Oleh karena itu, menjaga kesehatan keduanya menjadi hal penting.

Brokoli mengandung sulforafan yang bermanfaat bagi tubuh. Senyawa ini berperan meningkatkan aktivitas enzim detoksifikasi hati.

Dengan meningkatnya aktivitas enzim, hati dapat bekerja lebih efektif. Racun dalam tubuh pun dapat dibersihkan dengan lebih optimal.

Salhab menjelaskan bahwa brokoli membantu mendukung fungsi hati. Dampak positif ini secara tidak langsung memengaruhi kesehatan usus.

Konsumsi brokoli secara rutin dapat membantu menjaga keseimbangan sistem pencernaan. Selain itu, brokoli juga kaya akan serat.

Serat dalam brokoli membantu melancarkan pencernaan. Usus dapat bekerja dengan lebih baik dan teratur.

Yogurt Yunani dan Probiotik Alami

Yogurt Yunani dikenal sebagai sumber probiotik yang baik. Probiotik adalah bakteri baik yang mendukung kesehatan pencernaan.

Selain probiotik, yogurt Yunani juga tinggi protein. Kandungan ini membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Dibandingkan yogurt biasa, yogurt Yunani memiliki kadar laktosa lebih rendah. Hal ini membuatnya lebih mudah dicerna oleh banyak orang.

Menurut Salhab, konsumsi yogurt Yunani dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar. Manfaat ini didukung oleh penelitian ilmiah.

Sebuah studi dalam jurnal Gut Microbes menemukan efek perlindungan dari konsumsi jangka panjang. Yogurt Yunani membantu melindungi dari jenis tumor tertentu.

Manfaat ini diduga berasal dari bakteri baik Bifidobacterium. Bakteri ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan usus.

Dengan rutin mengonsumsi yogurt Yunani, kesehatan pencernaan dapat terjaga. Sistem imun tubuh juga ikut mendapatkan manfaat.

Buah Beri yang Kaya Antioksidan

Buah beri dikenal memiliki warna cerah dan rasa segar. Di balik itu, kandungan nutrisinya sangat bermanfaat.

Buah beri kaya akan antioksidan dan flavonoid. Senyawa ini bersifat anti-inflamasi bagi tubuh.

Manfaat buah beri mencakup kesehatan otak dan kulit. Selain itu, buah ini membantu mengurangi peradangan.

Buah beri juga mengandung serat tinggi. Raspberry dan blackberry menjadi contoh buah beri yang kaya serat.

Serat membantu melancarkan pencernaan dan mendukung kesehatan usus. Selain itu, serat juga mendukung program penurunan berat badan.

Salhab menyebut buah beri dapat meningkatkan aliran darah ke hati. Efek ini mendukung fungsi detoksifikasi tubuh.

Acar Fermentasi sebagai Probiotik

Tidak semua acar memberikan manfaat yang sama. Acar yang difermentasi tanpa cuka memiliki keunggulan tersendiri.

Menurut Salhab, acar fermentasi alami dapat menjadi probiotik alami. Proses fermentasi air garam memungkinkan bakteri baik tumbuh.

Sebaliknya, fermentasi dengan cuka justru dapat membunuh bakteri. Baik bakteri baik maupun jahat dapat ikut mati.

Makanan fermentasi seperti kimchi dan sauerkraut kaya akan probiotik. Probiotik ini mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Selain itu, proses fermentasi menghasilkan senyawa bermanfaat. Senyawa ini membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Makanan fermentasi juga memperkuat sistem kekebalan tubuh. Keseimbangan bakteri usus menjadi lebih terjaga.

Roti Sourdough dan Kesehatan Pencernaan

Roti sering dianggap kurang sehat bagi pencernaan. Namun, tidak semua jenis roti memberikan dampak negatif.

Menurut Salhab, roti sourdough justru memiliki manfaat bagi kesehatan usus. Roti ini kaya serat dan prebiotik.

Prebiotik berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik. Dengan demikian, keseimbangan mikrobiota usus dapat terjaga.

Roti sourdough juga lebih ramah bagi perut yang mudah kembung. Kandungan glutennya lebih rendah dibanding roti biasa.

Proses fermentasi alami membuat roti ini lebih mudah dicerna. Dampaknya, risiko gangguan pencernaan bisa berkurang.

Mengonsumsi roti sourdough dalam jumlah wajar dapat menjadi pilihan. Terutama bagi yang ingin menjaga kesehatan usus.

Itulah berbagai makanan yang dinilai baik untuk kesehatan usus. Setiap makanan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan pencernaan.

Dengan memilih makanan yang tepat, kesehatan usus dapat terjaga lebih optimal. Pola makan yang baik menjadi investasi kesehatan jangka panjang.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Januari 2026 Stabil, Ini Rincian Lengkap Semua Kadar Karat

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Januari 2026 Stabil, Ini Rincian Lengkap Semua Kadar Karat

Harga Perak Antam Hari Ini Rabu 21 Januari 2026 Menguat Dipicu Lonjakan Pasar Global

Harga Perak Antam Hari Ini Rabu 21 Januari 2026 Menguat Dipicu Lonjakan Pasar Global

Cara Daftar dan Aktivasi BRImo 2026 Secara Digital Tanpa ke Bank, Ini Panduan Lengkapnya

Cara Daftar dan Aktivasi BRImo 2026 Secara Digital Tanpa ke Bank, Ini Panduan Lengkapnya

Transaksi Digital Bank Mandiri Makin Dominan, Livin Jadi Tulang Punggung Layanan Nasabah Ritel

Transaksi Digital Bank Mandiri Makin Dominan, Livin Jadi Tulang Punggung Layanan Nasabah Ritel

Panduan Lengkap KUR BRI 2026 untuk UMKM, Plafon hingga Rp500 Juta

Panduan Lengkap KUR BRI 2026 untuk UMKM, Plafon hingga Rp500 Juta