Pengumuman Resmi Jadwal Libur Bursa Efek Indonesia Dalam Rangka Perayaan Imlek 2026
- Minggu, 15 Februari 2026
JAKARTA - Para pelaku pasar modal dan investor di seluruh tanah air diharapkan memperhatikan penyesuaian jadwal operasional perdagangan menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026.
Berdasarkan kalender resmi yang dirilis, Bursa Efek Indonsia (BEI) akan menonaktifkan seluruh aktivitas perdagangan saham dan instrumen keuangan lainnya selama dua hari berturut-turut.
Langkah ini mengikuti kebijakan pemerintah terkait hari libur nasional dan cuti bersama, sehingga para investor memiliki waktu untuk mempersiapkan strategi investasi mereka sebelum dan sesudah periode libur panjang tersebut.
Baca JugaUpdate Harga Emas UBS Dan Galeri24 Pada Minggu Pagi Februari 2026
Penetapan Tanggal Libur Bursa Dan Cuti Bersama Perayaan Imlek 2026
Bursa Efek Indonesia secara resmi menetapkan bahwa aktivitas pasar akan diliburkan pada tanggal 16 dan 17 Februari 2026. Penutupan operasional ini mencakup seluruh layanan perdagangan di pasar reguler, pasar negosiasi, maupun pasar tunai.
Penetapan tanggal tersebut sejalan dengan perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada pertengahan Februari tahun ini, di mana pemerintah telah menetapkan hari libur nasional serta cuti bersama bagi seluruh instansi, termasuk lembaga jasa keuangan.
Dengan adanya pengumuman ini, praktis tidak akan ada aktivitas input order, penyelesaian transaksi (settlement), maupun publikasi indeks harian pada periode tersebut. Para investor disarankan untuk memeriksa kembali posisi portofolio mereka guna menghindari risiko yang mungkin timbul akibat pergerakan pasar global yang tetap berjalan saat pasar domestik sedang berhenti beroperasi sementara.
Pentingnya Memperhatikan Jadwal Penyelesaian Transaksi Sebelum Masa Libur Tiba
Salah satu aspek yang krusial untuk diperhatikan oleh para trader adalah siklus penyelesaian transaksi atau settlement ($T+2$). Karena bursa akan libur pada hari Senin dan Selasa (16-17 Februari), maka transaksi yang dilakukan pada hari Kamis dan Jumat sebelumnya akan mengalami penyesuaian waktu penyelesaian.
Investor yang membutuhkan dana tunai dalam waktu cepat diharapkan melakukan kalkulasi matang agar penarikan dana tidak terhambat oleh periode jeda operasional perbankan dan bursa.
Ketelitian dalam mengatur arus kas selama masa libur Imlek sangat disarankan agar kewajiban transaksi dapat terpenuhi tepat waktu. Libur panjang ini sering kali dimanfaatkan oleh investor institusi untuk melakukan penyesuaian portofolio (rebalancing) sebelum pasar ditutup.
Oleh karena itu, volume perdagangan biasanya mengalami fluktuasi yang cukup dinamis sesaat sebelum libur dimulai, yang perlu diantisipasi dengan manajemen risiko yang disiplin.
Antisipasi Sentimen Pasar Global Selama Masa Penutupan Bursa Domestik
Meskipun Bursa Efek Indonesia sedang tutup, perlu diingat bahwa bursa-bursa utama dunia seperti di Amerika Serikat dan Eropa tetap beroperasi normal. Hal ini menciptakan potensi adanya sentimen "luapan" atau spillover effect saat bursa domestik kembali dibuka nantinya.
Pergerakan harga komoditas dunia, nilai tukar mata uang, serta rilis data ekonomi internasional selama tanggal 16-17 Februari akan menjadi faktor penggerak utama saat pasar modal Indonesia beroperasi kembali.
Investor diharapkan tetap memantau berita ekonomi internasional agar tidak tertinggal informasi penting. Kesenjangan waktu perdagangan ini sering kali memicu celah harga (gap) saat pembukaan pasar di hari Rabu.
Dengan tetap waspada terhadap dinamika global, investor dapat mengambil keputusan yang lebih rasional dan tidak terjebak dalam kepanikan saat melihat reaksi pasar terhadap akumulasi sentimen selama masa libur panjang tersebut.
Persiapan Strategi Investasi Menjelang Pembukaan Kembali Pasar Modal
Setelah masa libur Imlek berakhir, pasar diprediksi akan kembali berdenyut dengan volume yang cukup tinggi. Momentum pasca-Imlek sering kali diwarnai dengan optimisme baru, terutama di sektor-sektor yang berkaitan dengan konsumsi dan keuangan.
Para investor disarankan untuk menggunakan waktu libur ini guna melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja emiten-emiten dalam portofolio mereka serta menyusun rencana transaksi untuk sisa bulan Februari.
Kembalinya aktivitas perdagangan pada tanggal 18 Februari mendatang akan menjadi titik awal baru bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pastikan seluruh platform perdagangan dan koneksi internet Anda dalam kondisi prima untuk menyambut pembukaan pasar.
Dengan perencanaan yang matang dan pemahaman jadwal yang tepat, masa libur Imlek ini justru bisa menjadi momen relaksasi sekaligus persiapan bagi Anda untuk meraih keuntungan yang lebih optimal di pasar modal Indonesia.
Regan
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Geliat Pasar Otomotif Awal 2026: Astra Credit Companies (ACC) Gelar Carnival Di Jogjakarta
- Minggu, 15 Februari 2026
Persiapan Ramadan 2026: Pemerintah Salurkan 3 Jenis Bansos Utama Untuk Masyarakat
- Minggu, 15 Februari 2026
Panduan Terbaru 2026: Cara Cek Penerima Bansos PKH Melalui Portal Resmi Kemensos
- Minggu, 15 Februari 2026
Berita Lainnya
BYD Eto One Facelift Resmi Meluncur Tantang Dominasi Pasar Mobil LCGC
- Minggu, 15 Februari 2026
Ramalan Keberuntungan Shio Tahun Kuda Api 2026 Menjelang Perayaan Imlek Mendatang
- Minggu, 15 Februari 2026
Prediksi Peruntungan Dua Belas Shio Pada Tahun Kuda Api Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Minggu, 15 Februari 2026
Geliat Investor Kalimantan Tengah Di Pasar Modal: Transaksi Saham Tembus Sepuluh Triliun Rupiah
- Minggu, 15 Februari 2026












