Selasa, 24 Februari 2026

Strategi Buyback Saham PT Rukun Raharja Tbk Tidak Akan Ganggu Kepemilikan Publik Saham

Strategi Buyback Saham PT Rukun Raharja Tbk Tidak Akan Ganggu Kepemilikan Publik Saham
Strategi Buyback Saham PT Rukun Raharja Tbk Tidak Akan Ganggu Kepemilikan Publik Saham

JAKARTA - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menegaskan bahwa rencana pembelian kembali saham (buyback) tidak akan menggerus porsi saham publik. Manajemen memastikan aksi korporasi ini dirancang agar struktur kepemilikan dan likuiditas saham tetap stabil.

Sekretaris Perusahaan RAJA, Yuni Pattinasarani, menyebut bahwa buyback senilai Rp250 miliar telah melalui perhitungan matang. Tujuannya adalah memanfaatkan peluang pasar sambil tetap menjaga porsi saham publik di atas ketentuan minimum.

Komposisi Saham Sebelum dan Sesudah Buyback

Baca Juga

Allo Bank Luncurkan Q-RICH, Cashback Instan Hingga 100 Persen untuk Transaksi QRIS

Mengacu pada komposisi kepemilikan per 28 Januari 2026, jumlah saham RAJA tercatat mencapai 4,22 miliar saham. Dari jumlah tersebut, porsi free float atau saham publik tercatat 1,04 miliar saham, setara 24,67%.

Dengan asumsi seluruh saham hasil buyback dicatat sebagai saham treasury, jumlah saham treasury diperkirakan menjadi 54,47 juta saham. Artinya, porsi saham publik setelah buyback diproyeksikan menjadi 988,43 juta saham atau sekitar 23,38%.

Dampak Terhadap Free Float dan Regulasi Bursa

Dengan porsi tersebut, saham publik RAJA tetap berada jauh di atas ketentuan minimum free float saat ini yaitu 7,5%. Bahkan, jumlah ini masih melampaui potensi kenaikan batas minimum menjadi 15% sesuai rencana perubahan Peraturan Bursa Nomor I-A oleh Bursa Efek Indonesia.

Manajemen menegaskan bahwa buyback tidak akan mempengaruhi akses investor publik untuk membeli dan menjual saham. Likuiditas pasar diharapkan tetap terjaga karena jumlah saham publik masih signifikan.

Alasan dan Manfaat Strategis Buyback

Buyback ini menjadi strategi RAJA untuk meningkatkan nilai pemegang saham sekaligus menjaga harga saham stabil. Selain itu, aksi ini memungkinkan perusahaan menyerap saham yang undervalued tanpa menurunkan kepercayaan pasar.

Yuni menambahkan, langkah ini juga menegaskan komitmen RAJA terhadap tata kelola perusahaan yang transparan. Perusahaan ingin menunjukkan bahwa aksi korporasi tetap memperhatikan kepentingan investor publik.

Proyeksi Pasar dan Kepercayaan Investor

Dengan buyback, investor dapat melihat RAJA sebagai perusahaan yang adaptif dan mampu memanfaatkan kondisi pasar. Keputusan ini sekaligus menunjukkan manajemen mengedepankan strategi jangka panjang dan menjaga stabilitas saham.

Pelaksanaan buyback yang jelas dan terukur menjadi sinyal positif bagi pasar modal. Investor diharapkan tetap percaya karena struktur kepemilikan saham publik aman dan likuiditas tetap terjaga.

Buyback Tidak Mengancam Kepemilikan Publik Saham

Secara keseluruhan, aksi buyback RAJA senilai Rp250 miliar dirancang untuk memaksimalkan nilai perusahaan tanpa mengurangi saham publik. Struktur free float tetap aman, likuiditas terjaga, dan perusahaan memperlihatkan tata kelola transparan bagi investor.

Dengan demikian, investor publik tetap memiliki kesempatan yang luas untuk berpartisipasi di pasar saham RAJA. Buyback ini menjadi strategi cerdas untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus memperkuat kepercayaan pasar.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Perhiasan Perak Hari Ini 24 Februari 2026 Stabil Rp43538

Harga Perhiasan Perak Hari Ini 24 Februari 2026 Stabil Rp43538

Harga Perak Antam Hari Ini Naik Ke Rp54.950 Per Gram

Harga Perak Antam Hari Ini Naik Ke Rp54.950 Per Gram

Rekomendasi Saham Hari Ini Saat IHSG Dibuka Menguat Pagi

Rekomendasi Saham Hari Ini Saat IHSG Dibuka Menguat Pagi

IHSG Melemah Ke Level 8.374 Tertekan Saham Unggulan Hari Ini

IHSG Melemah Ke Level 8.374 Tertekan Saham Unggulan Hari Ini

IHSG Berpotensi Menguat Lagi Analis Rekomendasikan 4 Saham Pilihan

IHSG Berpotensi Menguat Lagi Analis Rekomendasikan 4 Saham Pilihan