Kamis, 26 Februari 2026

Fluktuasi Harga Sembako di Jawa Timur Februari 2026: Harga Cabai dan Daging Terpantau Turun

Fluktuasi Harga Sembako di Jawa Timur Februari 2026: Harga Cabai dan Daging Terpantau Turun
Fluktuasi Harga Sembako di Jawa Timur Februari 2026: Harga Cabai dan Daging Terpantau Turun

JAKARTA - Harga sembako di Jawa Timur terus berubah dari hari ke hari, menunjukkan dinamika pasar yang cukup tinggi. Pada Kamis, beberapa komoditas seperti bawang merah, cabai besar, dan daging sapi tercatat mengalami penurunan harga.

Sementara itu, bahan pokok lainnya relatif stabil tanpa perubahan signifikan. Pergerakan harga ini menjadi perhatian penting bagi masyarakat yang ingin mengatur belanja rumah tangga secara efisien.

Memantau harga sembako setiap hari penting agar pengeluaran rumah tangga tidak membengkak. Informasi harga harian juga membantu pedagang dan konsumen mengambil keputusan pembelian yang tepat.

Baca Juga

Diskon Tiket Kereta Api 30 Persen Daop 9 Jember Hampir Habis

Daftar Harga Sembako di Jawa Timur per 26 Februari 2026

Sembako, singkatan dari sembilan bahan pokok, mencakup kebutuhan dasar masyarakat sehari-hari. Komoditas tersebut meliputi beras, gula pasir, minyak goreng, mentega, daging sapi dan ayam, telur, susu, bawang merah dan putih, gas elpiji, minyak tanah, serta garam.

Selain itu, cabai menjadi salah satu kebutuhan dapur penting yang juga dipantau pergerakannya. Berdasarkan Siskaperbapo Jawa Timur, harga terbaru pada Kamis 26 Februari 2026 adalah: beras premium Rp 14.849/kg, beras medium Rp 12.989/kg, gula kristal putih Rp 16.633/kg, minyak goreng curah Rp 18.880/kg, dan minyak goreng kemasan premium Rp 20.595/liter.

Daging sapi paha belakang dijual Rp 120.286/kg, daging ayam ras Rp 38.603/kg, dan daging ayam kampung Rp 70.999/kg. Telur ayam ras tercatat Rp 29.799/kg, telur ayam kampung Rp 45.768/kg, susu kental manis Bendera Rp 12.275 per 370 gr, dan susu kental manis Indomilk Rp 12.174 per 370 gr.

Cabai merah keriting dihargai Rp 33.461/kg, cabai merah besar Rp 31.054/kg, cabai rawit merah Rp 85.689/kg. Bawang merah Rp 37.683/kg, bawang putih Rp 31.574/kg, gas elpiji 3 kg Rp 19.943, garam bata Rp 1.730, dan garam halus Rp 9.363/kg.

Perubahan Harga Rata-Rata dan Tren Komoditas

Berdasarkan harga rata-rata, gas elpiji 3 kg naik Rp 196 atau 1,00 persen. Bawang merah naik Rp 319 atau 0,85 persen, sedangkan daging ayam kampung naik Rp 852 atau 1,21 persen.

Sementara itu, cabai rawit turun 0,45 persen, cabai besar turun Rp 669 atau 2,11 persen, dan cabai keriting turun Rp 868 atau 2,53 persen. Telur ayam kampung turun Rp 738 atau 1,59 persen, dan daging sapi turun Rp 230 atau 0,19 persen.

Fluktuasi ini menunjukkan bahwa harga sembako di pasar tidak selalu stabil setiap hari. Konsumen perlu memantau informasi harian agar tidak terkejut dengan perubahan mendadak.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Harga Sembako

Beberapa faktor memengaruhi naik turunnya harga sembako, mulai dari biaya produksi, kebijakan pemerintah, kurs, hingga kondisi cuaca. Permintaan yang meningkat sementara penawaran tetap atau berkurang dapat mendorong kenaikan harga.

Sebaliknya, jika pasokan lebih banyak daripada permintaan, harga cenderung turun. Cuaca ekstrem, bencana alam, dan perubahan musim juga berdampak langsung pada produksi pertanian dan ketersediaan sembako di pasar.

Kebijakan impor, subsidi, pajak, atau regulasi lain dari pemerintah dapat memengaruhi harga secara signifikan. Misalnya, pembatasan impor atau perubahan pajak dapat mengubah biaya produksi dan harga jual di pasaran.

Kenaikan biaya bahan baku, pupuk, bahan bakar, dan upah pekerja meningkatkan biaya produksi dan distribusi. Fluktuasi nilai tukar mata uang, terutama untuk bahan pokok impor, juga dapat menyebabkan harga naik.

Inflasi yang tinggi akan mendorong biaya barang dan jasa meningkat, sehingga berdampak pada harga sembako. Kondisi ekonomi yang tidak stabil dan masalah rantai distribusi seperti kemacetan atau pemogokan juga berpotensi menaikkan harga.

Pentingnya Memantau Harga Sembako dan Strategi Rumah Tangga

Harga sembako yang berbeda di setiap pasar menuntut masyarakat untuk cermat dalam berbelanja. Mengamati pergerakan harga harian membantu keluarga mengatur pengeluaran agar tetap sesuai anggaran.

Selain itu, pedagang dapat menyesuaikan stok dan strategi penjualan berdasarkan tren harga. Masyarakat disarankan memanfaatkan informasi resmi untuk mendapatkan harga terbaik dan menghindari pemborosan.

Fluktuasi harga sembako yang terjadi di Jawa Timur menjadi indikator penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan stabilisasi pasar. Dengan pemantauan yang tepat, baik pemerintah maupun masyarakat dapat menjaga kestabilan harga dan memenuhi kebutuhan pangan dengan lebih efisien.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Presiden Prabowo Bertemu Raja Abdullah II Bahas Situasi Palestina Gaza

Presiden Prabowo Bertemu Raja Abdullah II Bahas Situasi Palestina Gaza

Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi Siap Bertemu Presiden MBZ

Presiden Prabowo Tiba di Abu Dhabi Siap Bertemu Presiden MBZ

XPeng Gandeng Volkswagen Kembangkan AI Mengemudi Pintar Mobil Listrik Global

XPeng Gandeng Volkswagen Kembangkan AI Mengemudi Pintar Mobil Listrik Global

Strategi Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil Listrik Lebih Aman Efisien

Strategi Mudik Lebaran 2026 Pakai Mobil Listrik Lebih Aman Efisien

Kia Bangkit di IIMS 2026, Optimistis Kuasai Pasar Otomotif Indonesia

Kia Bangkit di IIMS 2026, Optimistis Kuasai Pasar Otomotif Indonesia