PADA Catatkan Laba Bersih 2025 Setelah Akuisisi INET, Strategi Bisnis dan Kolaborasi Jadi Kunci Pertumbuhan
- Rabu, 01 April 2026
JAKARTA - Emiten jasa tenaga alih daya, PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA), berhasil membukukan laba bersih pada 2025, berbalik dari rugi bersih tahun sebelumnya. PADA yang kini berada di bawah kendali PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,5 miliar, dibandingkan rugi bersih Rp16,5 miliar pada 2024.
Pendapatan usaha perseroan juga mengalami lonjakan signifikan menjadi Rp1,16 triliun, naik 27,8% dibandingkan Rp910,5 miliar tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh layanan baru yaitu jasa kurir dan peningkatan volume transaksi dari klien eksisting di layanan personel support & office services.
“Selain itu, PADA mencatatkan pertumbuhan positif dari proyek kolaborasi dengan mitra strategis untuk penjualan produk Starlite (Fiber to the Home/FTTH) serta Internet Rakyat (IRA) 5G Fixed Wireless Access (FWA),” jelas Direktur Utama Personel Alih Daya Cahyanul Uswah, dalam siaran pers, Rabu, 1 April 2026.
Baca JugaANTM Cetak Rekor Pendapatan dan Laba Tertinggi Sepanjang Sejarah 2025
Laba Kotor dan Strategi Efisiensi Biaya
Laba kotor PADA pada 2025 meningkat 37,4% menjadi Rp43,1 miliar dari Rp31,3 miliar sebelumnya. Meskipun Beban Pokok Pendapatan naik, pendapatan yang lebih tinggi berhasil menjaga margin tetap stabil.
Perseroan menerapkan seleksi ketat kontrak klien dengan management fee yang memberikan margin lebih optimal. Efisiensi biaya pun dijalankan secara konsisten untuk menjaga profitabilitas operasional perusahaan.
Aset dan Liabilitas Perseroan Meningkat
Per 31 Desember 2025, total aset PADA tercatat Rp265,9 miliar, naik 9,8% dari posisi akhir 2024 sebesar Rp242,1 miliar. Kenaikan ini mencerminkan perluasan modal kerja dan upaya mendukung pertumbuhan operasional.
Total liabilitas meningkat 17,2% menjadi Rp146,1 miliar akibat utang bank jangka pendek dan utang pihak berelasi jangka panjang. Peningkatan liabilitas ini merupakan strategi untuk memperkuat kemampuan operasional dan ekspansi bisnis.
Strategi Bisnis Ganda yang Membawa Laba
Cahyanul Uswah menegaskan bahwa pencapaian 2025 menjadi tonggak penguatan fundamental PADA melalui strategi ganda yang konsisten. Pertama, perseroan mengandalkan pendapatan dari lini bisnis baru yaitu jasa kurir dan layanan Technical Services untuk proyek Starlite serta Internet Rakyat (IRA).
Kedua, penerapan disiplin operasional ketat pada seluruh unit bisnis memastikan kontrak dengan management fee optimal dapat dijalankan. Strategi ini memperkuat fundamental perseroan dan memaksimalkan potensi pertumbuhan di masa mendatang.
Penguatan Layanan Jasa Kurir dan Respons terhadap E-Commerce
Untuk merespons pesatnya pertumbuhan sektor e-commerce dan logistik, PADA menyiapkan strategi khusus untuk layanan jasa kurir. Strategi ini mencakup pemenuhan tenaga kerja kurir dan sortir yang memadai untuk klien strategis serta mempercepat ekspansi ke wilayah baru.
Langkah ini menegaskan fokus perseroan pada kualitas layanan serta kemampuan menjangkau pasar yang lebih luas. Ekspansi yang terencana diharapkan mampu meningkatkan kepuasan klien dan memperkokoh posisi PADA di pasar outsourcing dan logistik.
Kolaborasi Strategis dengan Grup INET dan WIFI
Perseroan memulai langkah strategis lainnya pada penghujung 2025 melalui kolaborasi dengan mitra strategis Grup PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI), yakni PT Integrasi Jaringan Ekosistem dan PT Telemedia Komunikasi Pratama. Kolaborasi ini bertujuan menyediakan tenaga teknisi untuk instalasi, penjualan, dan pemeliharaan perangkat serta jaringan.
Selain itu, dukungan layanan pelanggan seperti agent Call Center juga termasuk dalam kolaborasi. Sinergi ini memperluas jangkauan internet nasional, mendukung produk Starlite dan Internet Rakyat (IRA), serta memperkuat posisi PADA dalam ekosistem Grup Usaha INET.
Optimalisasi Ekosistem INET untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
Di bawah naungan INET, PADA memiliki ruang sinergi lebih luas dalam ekosistem grup. Kolaborasi mencakup pemenuhan kebutuhan tenaga kerja untuk penjualan, instalasi, dan pemeliharaan jaringan serta managed services di seluruh Grup Usaha INET.
Menurut Cahyanul Uswah, integrasi ini memberikan akses strategis ke segmen klien baru, perluasan jangkauan pasar regional, serta transfer teknologi terkini. Strategi cross-selling dan bundling layanan dapat memperkaya portofolio dan diferensiasi solusi bagi klien dan mitra perseroan.
Prospek dan Tantangan di Tahun Mendatang
Dengan strategi bisnis ganda dan kolaborasi ekstensif, PADA menyiapkan fondasi kuat untuk pertumbuhan jangka panjang. Fokus tetap pada layanan berkualitas, efisiensi operasional, dan pemanfaatan sinergi teknologi dari Grup INET.
Perseroan optimistis dapat mempertahankan tren positif ini dengan terus memperkuat layanan kurir, proyek teknis, dan ekspansi regional. PADA juga menargetkan optimalisasi portofolio produk dan layanan agar tetap relevan di pasar outsourcing dan teknologi yang kompetitif.
Nathasya Zallianty
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen
- Rabu, 01 April 2026
Pendapatan MPMX Turun Tipis 2025 Laba Bersih Tertekan Di Tengah Tantangan
- Rabu, 01 April 2026
Berita Lainnya
XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen
- Rabu, 01 April 2026







.jpg)


