Kamis, 30 April 2026

China Garap Baterai Mobil Listrik Berbahan Batu Bara Tanpa Emisi

China Garap Baterai Mobil Listrik Berbahan Batu Bara Tanpa Emisi
ilustrasi baterai mobil listrik

BEIJING - China kembangkan baterai mobil listrik berbahan batu bara tanpa emisi yang diklaim lebih murah dan stabil dibandingkan teknologi material konvensional saat ini.

Negara berjuluk Negeri Tirai Bambu tersebut kini sedang melakukan riset intensif untuk memanfaatkan kekayaan sumber daya alam domestik secara lebih berkelanjutan.

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada material langka seperti grafit alam yang selama ini menjadi komponen utama dalam pembuatan anoda.

Baca Juga

PLN Dorong Green Mining Lewat Pasokan Listrik Hijau di Sektor Tambang

Penggunaan batu bara sebagai bahan baku dianggap mampu memangkas biaya produksi baterai secara signifikan tanpa mengorbankan performa penyimpanan energi.

Tim peneliti menyatakan bahwa struktur karbon yang dihasilkan dari pengolahan khusus memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap siklus pengisian daya yang berulang.

"Kami telah menemukan metode untuk mengekstraksi material aktif dari batu bara yang mampu bekerja setara dengan material anoda kelas atas," ungkap Profesor Zhang selaku kepala riset proyek tersebut, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Selasa (20/4/2026).

Zhang menjelaskan, proses konversi ini dilakukan melalui teknik pemanasan suhu tinggi dalam lingkungan vakum sehingga tidak ada gas berbahaya yang terlepas ke atmosfer.

Inovasi ini juga menjadi jawaban atas kritik global mengenai dampak lingkungan dari sektor pertambangan batu bara yang selama ini dianggap kotor.

Teknologi baru tersebut memungkinkan konversi energi yang lebih bersih karena residu karbon diolah kembali menjadi bagian dari ekosistem energi terbarukan.

Baterai jenis ini diharapkan dapat segera memasuki tahap produksi massal dalam 2 hingga 3 tahun ke depan untuk mendukung target netralitas karbon global.

Selain aspek lingkungan, stabilitas termal dari material berbasis batu bara ini diklaim jauh lebih aman dalam menghadapi risiko kebakaran pada kendaraan listrik.

Industri otomotif diprediksi akan mengalami pergeseran harga yang cukup drastis jika teknologi anoda berbahan batu bara ini resmi diadopsi secara luas oleh pabrikan global.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Sovereign Green Fund Jadi Kunci Utama Target Transisi Energi

Sovereign Green Fund Jadi Kunci Utama Target Transisi Energi

Strategi Kemenko Perekonomian Dorong Transisi Energi Nasional

Strategi Kemenko Perekonomian Dorong Transisi Energi Nasional

Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi

Eddy Soeparno Ajak Kampus Kolaborasi Percepat Transisi Energi

Cara Estonia Manfaatkan Krisis Global Demi Transisi Energi

Cara Estonia Manfaatkan Krisis Global Demi Transisi Energi

Indonesia Perlu Adopsi Strategi Pusat Energi Terbarukan Global

Indonesia Perlu Adopsi Strategi Pusat Energi Terbarukan Global