Kamis, 30 April 2026

Eddy Soeparno Dorong Kampus Percepat Transisi Energi Nasional

Eddy Soeparno Dorong Kampus Percepat Transisi Energi Nasional
ilustrasi transisi energi

JAKARTA - Eddy Soeparno mendorong kolaborasi strategis dengan kampus guna mempercepat proses transisi energi nasional melalui riset inovatif dan pengembangan SDM.

Dunia akademik memiliki posisi tawar yang krusial sebagai penyedia data dan kajian mendalam untuk mendukung kebijakan pemerintah di sektor energi terbarukan.

Eddy Soeparno berpendapat, bahwa sinergi antara lembaga legislatif dan institusi pendidikan tinggi akan menghasilkan peta jalan transisi energi yang lebih realistis dan aplikatif.

Baca Juga

Mobil Listrik China Kejar TKDN 60 Persen Lewat Pabrik Lokal

"Kami ingin agar kampus menjadi motor penggerak inovasi dalam pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia," ujar Eddy Soeparno saat memberikan paparan di hadapan sivitas akademika, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Rabu (29/4/2026).

Langkah ini dianggap perlu mengingat tantangan global terkait perubahan iklim menuntut perubahan fundamental dalam pola konsumsi energi masyarakat.

Mantan Wakil Ketua Komisi 7 DPR RI ini menilai, laboratorium penelitian di berbagai universitas tanah air sebenarnya mampu menciptakan teknologi yang efisien secara biaya.

"Kolaborasi ini bukan sekadar diskusi, melainkan kerja nyata untuk memastikan ketahanan energi nasional di masa depan tetap terjaga dengan baik," kata Eddy Soeparno menjelaskan urgensi kemitraan tersebut.

Pemerintah terus berupaya mencapai target emisi nol bersih atau Net Zero Emission pada 2060 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan secara masif.

Kehadiran mahasiswa dan dosen diharapkan mampu memberikan perspektif segar dalam memecahkan hambatan teknis yang selama ini menghambat implementasi energi hijau di daerah terpencil.

"Saya mengajak perguruan tinggi untuk lebih aktif memberikan masukan konstruktif terhadap penyusunan regulasi di bidang energi," tutur Eddy Soeparno dalam diskusi yang berlangsung hangat tersebut.

Pemanfaatan potensi panas bumi, tenaga surya, hingga biomassa memerlukan dukungan sumber daya manusia yang kompeten dan memahami karakteristik geografis wilayah masing-masing.

Penguatan ekosistem riset di lingkungan kampus secara langsung akan memangkas ketergantungan industri dalam negeri terhadap komponen impor dari luar negeri.

Investasi pada sektor pengetahuan merupakan fondasi utama sebelum benar-benar beralih meninggalkan penggunaan bahan bakar fosil secara bertahap dalam beberapa dekade mendatang.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Torehkan Prestasi Mendunia, PLN Indonesia Power Borong 9 Penghargaan di Ajang Global CSR & ESG Awards 2026

Torehkan Prestasi Mendunia, PLN Indonesia Power Borong 9 Penghargaan di Ajang Global CSR & ESG Awards 2026

Prancis Bidik Jadi Arab Saudi Eropa Lewat Ekspor Listrik Bersih

Prancis Bidik Jadi Arab Saudi Eropa Lewat Ekspor Listrik Bersih

PLN Rampungkan Kajian Jaringan Listrik Hijau Jawa-Sumatra

PLN Rampungkan Kajian Jaringan Listrik Hijau Jawa-Sumatra

Lingkar Kediri Resmi Rilis, Mbak Wali Teken Aksi Literasi Hijau

Lingkar Kediri Resmi Rilis, Mbak Wali Teken Aksi Literasi Hijau

PT MUJ Dorong Transisi Energi dan Ekonomi Lokal Jawa Barat

PT MUJ Dorong Transisi Energi dan Ekonomi Lokal Jawa Barat