Aturan Baterai Ponsel Uni Eropa Incar Pengurangan Limbah Elektronik
- Kamis, 30 April 2026
BRUSSELS – Uni Eropa resmi mewajibkan baterai ponsel bisa dilepas pasang mulai 2027 demi memperpanjang masa pakai perangkat dan menekan volume limbah elektronik global.
Kebijakan ini menjadi langkah besar dalam mengubah wajah industri teknologi seluler yang selama ini didominasi oleh desain baterai tanam.
Parlemen Eropa menegaskan bahwa langkah ini bertujuan memberikan kekuasaan lebih besar kepada konsumen untuk memperbaiki perangkat mereka sendiri.
Baca JugaEddy Soeparno Dorong Kampus Percepat Transisi Energi Nasional
"Baterai portabel yang dimasukkan ke dalam peralatan harus dapat dilepas dan diganti oleh pengguna akhir," bunyi keterangan resmi Uni Eropa dalam regulasi tersebut.
Uni Eropa juga menekankan bahwa aksesibilitas baterai merupakan kunci untuk mencapai ekonomi sirkular yang lebih sehat.
Pihak berwenang menyatakan, bahwa kemudahan dalam mengganti komponen daya akan mengurangi frekuensi masyarakat untuk membeli ponsel baru hanya karena baterai yang sudah melemah.
Produsen kini memiliki waktu transisi hingga 2027 untuk menyesuaikan lini produksi mereka dengan aturan baru ini.
Perubahan desain besar-besaran diprediksi akan terjadi pada merek besar seperti Apple dan Samsung yang selama ini menggunakan lem kuat untuk merekatkan baterai.
Langkah ini diharapkan mampu menurunkan angka sampah elektronik hingga ribuan ton setiap tahunnya.
David Ilham
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Manchester United Incar Shea Charles Murah Untuk Gantikan Casemiro Musim Panas
- Jumat, 10 April 2026
Chelsea Tolak Real Madrid Demi Pertahankan Bek Muda Josh Acheampong Masa Depan
- Jumat, 10 April 2026
Liverpool Semakin Dekat Amankan Kontrak Baru Ibrahima Konate Di Anfield Musim Ini
- Jumat, 10 April 2026
Real Madrid Incar Michael Olise Usai Tampil Gemilang Lawan Bayern Munchen
- Jumat, 10 April 2026












