Selasa, 05 Mei 2026

Memahami Akurasi Standar Jarak Tempuh Mobil Listrik WLTP dan NEDC

Memahami Akurasi Standar Jarak Tempuh Mobil Listrik WLTP dan NEDC
ilustrasi mobil listrik

JAKARTA – Memahami perbedaan standar pengujian jarak tempuh mobil listrik seperti WLTP, NEDC, dan CLTC untuk mendapatkan angka konsumsi daya baterai yang paling akurat.

Industri kendaraan listrik global saat ini menggunakan berbagai metode pengujian untuk menentukan sejauh mana sebuah mobil dapat melaju dalam 1 kali pengisian daya.

Perbedaan parameter di laboratorium menyebabkan angka yang tertera pada brosur seringkali tidak sama dengan pengalaman mengemudi di dunia nyata.

Baca Juga

Pemprov DKI Perpanjang Bebas Pajak Kendaraan Listrik Jakarta

"Masing-masing standar pengujian memiliki parameter yang berbeda-beda, mulai dari kecepatan rata-rata, suhu lingkungan, hingga durasi pengujian," ujar Head of Sales and Marketing PT Build Your Dreams (BYD) Motor Indonesia, Luther Panjaitan, sebagaimana dilansir dari sumbernya, Selasa (5/5/2026).

Luther Panjaitan menjelaskan bahwa standar yang berbeda ini diciptakan untuk menyesuaikan dengan karakteristik wilayah serta kebiasaan mengemudi masyarakat di lokasi tersebut.

Metode New European Driving Cycle atau NEDC merupakan standar lama yang cenderung menghasilkan angka jarak tempuh sangat tinggi namun sulit dicapai saat berkendara normal.

Pengujian ini dilakukan di laboratorium dengan kondisi jalan yang sangat ideal dan rata tanpa hambatan angin yang signifikan.

Banyak produsen kini mulai beralih menggunakan Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Procedure atau WLTP sebagai acuan yang dianggap lebih realistis.

Metode WLTP menerapkan variasi kecepatan yang lebih beragam dan beban kendaraan yang disesuaikan dengan kondisi penggunaan harian di perkotaan maupun jalan tol.

Terdapat juga standar China Light Duty Vehicle Test Cycle yang berfokus pada kepadatan lalu lintas di negara Tiongkok dengan banyak skenario berhenti dan berjalan.

Efisiensi baterai sebenarnya sangat dipengaruhi oleh gaya mengemudi individu serta penggunaan fitur tambahan di dalam kabin.

Suhu udara luar juga memegang peranan krusial terhadap performa sel baterai dalam menyimpan dan menyalurkan energi listrik ke motor penggerak.

Memilih kendaraan dengan standar pengujian yang paling ketat dapat membantu pemilik memperkirakan titik pengisian daya secara lebih presisi selama perjalanan jauh.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Daftar Motor Listrik Baru Mei 2026 dengan Harga Tetap Terjangkau

Daftar Motor Listrik Baru Mei 2026 dengan Harga Tetap Terjangkau

Cara Belajar Skill Baru Secara Otodidak Lewat Internet untuk Karir

Cara Belajar Skill Baru Secara Otodidak Lewat Internet untuk Karir

Tips Mengatasi Rasa Kesepian di Era Digital Melalui Interaksi Nyata

Tips Mengatasi Rasa Kesepian di Era Digital Melalui Interaksi Nyata

Panduan Cara Set Boundaries di Kantor untuk Gen Z Paling Efektif

Panduan Cara Set Boundaries di Kantor untuk Gen Z Paling Efektif

Mengenali Ciri-ciri Burnout Kuliah vs Stres Kerja yang Sering Muncul

Mengenali Ciri-ciri Burnout Kuliah vs Stres Kerja yang Sering Muncul