Jumat, 15 Mei 2026

PLN IP dan DevvStream Garap Karbon PLTS Off-Grid

PLN IP dan DevvStream Garap Karbon PLTS Off-Grid
petugas PLN Indonesia Power di area PLTS (FOTO: NET)

JAKARTA - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memperkuat transformasi bisnis melalui kemitraan pasar karbon internasional dengan perusahaan teknologi asal Kanada, DevvStream Inc.

Kerja sama ini bertujuan menciptakan solusi energi bersih berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid.

Sinergi tersebut diresmikan lewat penandatanganan Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) oleh Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta dan CEO DevvStream Corp Sunny Trinh di Jakarta.

Baca Juga

PGEO Hemat Energi 90.502 MWh di 2025, Operasi Rendah Karbon Menguat

Melalui skema ini, PLN IP akan membangun proyek PLTS off-grid untuk kebutuhan mandiri di berbagai wilayah Indonesia.

Proyek ini diintegrasikan dengan monetisasi karbon melalui penerbitan sertifikat Verified Emission Reduction (VER) untuk dijual ke pasar global lewat jaringan DevvStream.

Direktur Utama PLN IP Bernadus Sudarmanta menyebutkan bahwa ekspansi solusi Solar PV merupakan langkah strategis dalam memperluas model bisnis di luar penjualan listrik atau beyond kWh.

Pengembangan PLTS off-grid menjadi inovasi perusahaan dalam menyediakan energi bersih sekaligus meraih pendapatan dari sektor karbon.

"Ini adalah wujud nyata transformasi kami menuju bisnis beyond kWh yang lebih bernilai tambah,” ujar Bernadus dalam keterangan resmi dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (9/5/2026).

Bernadus menilai konsep beyond kWh yang dijalankan tidak hanya fokus pada penjualan energi, tetapi juga layanan terpadu seperti pembangkit EBT dan manajemen emisi.

Ia menambahkan bahwa proyek PLTS off-grid ini dirancang untuk mendukung kebutuhan energi pelanggan secara mandiri tanpa tergantung jaringan pusat.

Selain meningkatkan efisiensi, proyek ini diklaim mampu menekan emisi gas rumah kaca tanpa mengganggu sistem kelistrikan yang tersedia.

CEO DevvStream Inc. Sunny Trinh menilai model bisnis PLTS off-grid milik PLN IP memiliki potensi besar di pasar karbon internasional.

“Kami melihat potensi besar dari model Solar PV off-grid yang dikembangkan PLN Indonesia Power. Ini merupakan pendekatan inovatif yang tidak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru melalui pasar karbon global,” ujar Sunny.

Kemitraan ini memperkuat posisi PLN IP sebagai penyedia solusi energi yang fokus pada pelanggan serta mendukung agenda dekarbonisasi nasional.

Ke depannya, PLN IP berkomitmen terus memperluas solusi Solar PV sebagai strategi transisi energi dan optimalisasi bisnis perdagangan karbon yang berkelanjutan.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dilema ESG INDY 2025: Emisi Berhasil Turun Namun Beban Karbon Naik

Dilema ESG INDY 2025: Emisi Berhasil Turun Namun Beban Karbon Naik

PGE Perkuat Panas Bumi Sebagai Pilar Utama Transisi Energi Rendah Karbon

PGE Perkuat Panas Bumi Sebagai Pilar Utama Transisi Energi Rendah Karbon

Efisiensi PGEO Meningkat Tajam di 2025, Dukung Target NZE Indonesia

Efisiensi PGEO Meningkat Tajam di 2025, Dukung Target NZE Indonesia

Inovasi PLTS Off-Grid PLN Indonesia Power Sasar Pasar Karbon Global

Inovasi PLTS Off-Grid PLN Indonesia Power Sasar Pasar Karbon Global

Prabowo: Kenaikan Gaji Hakim Upaya Wujudkan Keadilan bagi Rakyat

Prabowo: Kenaikan Gaji Hakim Upaya Wujudkan Keadilan bagi Rakyat