Jumat, 15 Mei 2026

Pajak Windfall Batu Bara untuk Pendanaan Energi Terbarukan

Pajak Windfall Batu Bara untuk Pendanaan Energi Terbarukan
Ilustrasi Sejarah Kenapa Harga Batu Bara Bisa Mahal

LAHAT - Keputusan pemerintah untuk menerapkan pajak windfall pada sektor industri batu bara dinilai sebagai langkah yang tepat.

Kebijakan tersebut dianggap dapat mengatasi masalah fiskal negara sekaligus membuka kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat investasi di bidang energi terbarukan.

Pajak windfall merupakan pungutan atas keuntungan sangat besar yang tidak terduga, biasanya disebabkan oleh lonjakan harga komoditas dunia seperti meningkatnya permintaan batu bara akibat konflik Amerika Serikat di Iran.

Baca Juga

PGEO Hemat Energi 90.502 MWh di 2025, Operasi Rendah Karbon Menguat

Organisasi 350.org berpendapat bahwa pemasukan dari sektor ini seharusnya digunakan untuk menyubsidi akses energi terbarukan yang ramah lingkungan dan murah, bukan untuk memperpanjang penggunaan energi fosil.

Potensi tambahan devisa negara dari pajak windfall perusahaan batu bara ini diperkirakan menyentuh angka Rp66,03 triliun.

Country Director 350.org Indonesia, Sisilia Nurmala Dewi, menekankan bahwa pemerintah harus menjauhkan penggunaan pajak windfall dari penambahan subsidi bahan bakar fosil.

Menurut Sisilia, hal itu tidak akan efektif karena hanya akan meningkatkan ketergantungan pada energi yang tidak ramah lingkungan dan sangat dipengaruhi oleh situasi geopolitik global.

"Penerimaan dari pajak windfall terhadap sektor batu bara dinilai harus dialokasikan terhadap pengembangan energi terbarukan yang terjangkau di Indonesia. "

“Pembayar pajak Indonesia menanggung beban tiga kali lipat: pertama untuk membuat bahan bakar fosil terlihat murah hari ini; kedua, melalui tagihan energi yang terus melonjak; dan ketiga, untuk menanggulangi makin parahnya kerusakan iklim akibat penggunaan bahan bakar fosil di masa depan. Sementara itu, perusahaan batu bara meraup keuntungan luar biasa tanpa memikul tanggung jawab yang setimpal. Sudah saatnya para pencemar membayar bagian yang adil,” kata Sisilia, Jumat, 8 Mei 2026.

Sisilia menyatakan bahwa mengarahkan pajak windfall ke energi terbarukan yang bersih dapat mengurangi beban biaya hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Di tingkat global, sebagian besar proyek energi bersih saat ini memiliki nilai ekonomis yang lebih baik daripada energi fosil.

Penelitian di Indonesia menunjukkan bahwa kombinasi tenaga surya terdesentralisasi dan baterai dapat memangkas biaya produksi listrik hingga 20%.

Dalam penilaian Sisilia, pajak windfall bisa menjadi solusi bagi krisis fiskal yang tengah dialami Indonesia.

Sisilia berharap dana tersebut dipakai untuk memperkokoh ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan energi terbarukan.

“Dengan mengurangi paparan kami terhadap minyak dan gas impor serta gejolak harga global, kami dapat menstabilkan APBN dan membuka ruang fiskal bagi perlindungan sosial yang sangat dibutuhkan rakyat,” kata Sisilia.

“Beralih ke energi terbarukan adalah satu-satunya cara untuk membuat hidup lebih terjangkau bagi semua dalam jangka panjang—dan itulah arti ketahanan energi yang sesungguhnya,” ujarnya.

Berdasarkan data 350.org, anggaran pemerintah untuk subsidi fosil serta kompensasi kepada Pertamina dan PLN kini telah melampaui Rp380 triliun.

Angka tersebut mencapai sepersepuluh dari total belanja APBN 2026 dengan estimasi harga minyak sebesar USD 70 per barel.

“Dengan harga minyak yang kini melonjak di atas USD 100 per barel, pemerintah dipaksa menutup celah anggaran tersebut melalui utang baru atau pemotongan belanja di sektor lain yang justru lebih dibutuhkan rakyat,” tutup Sisilia.

David Ilham

David Ilham

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Dilema ESG INDY 2025: Emisi Berhasil Turun Namun Beban Karbon Naik

Dilema ESG INDY 2025: Emisi Berhasil Turun Namun Beban Karbon Naik

PGE Perkuat Panas Bumi Sebagai Pilar Utama Transisi Energi Rendah Karbon

PGE Perkuat Panas Bumi Sebagai Pilar Utama Transisi Energi Rendah Karbon

Efisiensi PGEO Meningkat Tajam di 2025, Dukung Target NZE Indonesia

Efisiensi PGEO Meningkat Tajam di 2025, Dukung Target NZE Indonesia

Inovasi PLTS Off-Grid PLN Indonesia Power Sasar Pasar Karbon Global

Inovasi PLTS Off-Grid PLN Indonesia Power Sasar Pasar Karbon Global

Prabowo: Kenaikan Gaji Hakim Upaya Wujudkan Keadilan bagi Rakyat

Prabowo: Kenaikan Gaji Hakim Upaya Wujudkan Keadilan bagi Rakyat