Forum IPA Convex 2026 Amankan Investasi Energi Raksasa

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Jumat, 29 Mei 2026
Forum IPA Convex 2026 Amankan Investasi Energi Raksasa
Forum IPA Convex 2026 (FOTO: NET)

TANGERANG - Ajang Indonesian Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2026 membuktikan diri sebagai panggung strategis bagi industri energi nasional.

Sepanjang tiga hari perhelatan, forum tahunan ini berhasil mengamankan rangkaian kesepakatan besar yang memperkuat optimisme investasi hulu migas di tanah air.

Bukan sekadar ruang pameran teknologi ataupun tempat diskusi, acara ini bertransformasi menjadi titik temu global yang melahirkan komitmen bisnis bernilai fantastis.

Tercatat ada delapan penandatanganan Production Sharing Contract (PSC), 16 perjanjian komersial dengan potensi nilai di atas US$30 miliar, hingga lima kerja sama pengembangan Carbon Capture Storage dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCS/CCUS) yang sukses disepakati selama acara.

Presiden IPA, Kathy Wu menegaskan capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa industri energi Indonesia masih mempunyai daya tarik kuat di mata investor dunia.

“Salah satu pencapaian penting dalam penyelenggaraan tahun ini adalah terciptanya berbagai peluang kerja sama strategis dan investasi lintas sektor energi yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan industri energi nasional ke depan,” ujar Kathy Wu.

Selain itu, terdapat pula tiga kerja sama government-to-government (G2G) yang kian memperkokoh jejaring kolaborasi internasional di sektor energi.

Di tengah dinamika global yang makin kompleks, Kathy Wu menilai energi tetap menjadi fondasi krusial bagi pembangunan nasional.

Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan mitra internasional dirasa menjadi kunci utama untuk menjaga ketahanan energi Indonesia.

“Masa kini, kami harus bekerja bersama untuk menghadirkan energi yang aman, andal, dan terjangkau bagi Indonesia di tengah dunia yang kompleks. Kami juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan IPA Convex 2026 yang dinilai terus menjadi barometer perkembangan industri migas di Indonesia. Optimisme industri dinilai semakin meningkat seiring pengumuman pemerintah terkait peluang investasi baru di sektor energi nasional,” jelasnya saat penutupan IPA Convex 2026.

Salah satu pengumuman yang paling menyita perhatian datang dari pihak pemerintah terkait rencana penawaran 118 blok migas baru kepada investor.

Langkah ini dipandang menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tengah membuka babak baru ekspansi investasi energi.

“Kami sangat antusias atas pengumuman Bapak Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengenai penawaran 118 blok baru kepada investor, termasuk blok-blok yang diumumkan untuk tender oleh Bapak Laode Sulaeman selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM pada pekan ini,” lanjutnya.

Antusiasme terhadap gelaran ini juga tecermin dari meningkatnya partisipasi peserta dibanding tahun sebelumnya.

Jumlah eksibitor naik dari 216 perusahaan pada 2025 menjadi 233 perusahaan pada tahun ini.

Sementara jumlah delegasi bertambah menjadi 3.326 peserta dari total 20 negara, meningkat dari yang sebelumnya hanya 15 negara.

Lonjakan pengunjung pun terhitung cukup signifikan.

Sebanyak 37.323 orang hadir sepanjang penyelenggaraan acara, naik dibandingkan 32.016 pengunjung pada tahun lalu.

Menariknya, keterlibatan mahasiswa juga meningkat tajam menjadi 2.550 peserta, menandakan ketertarikan generasi muda terhadap sektor energi semakin besar.

Bukan hanya berdampak bagi industri migas, perhelatan ini turut memberikan efek ekonomi berantai bagi kawasan sekitar.

Aktivitas perhotelan, transportasi, pusat kuliner, retail, hingga UMKM lokal ikut terdongkrak seiring masuknya puluhan ribu pengunjung serta delegasi internasional.

Dengan total area penyelenggaraan mencapai gross 20 ribu sqm, lokasi acara kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai tempat kelas dunia yang mampu mengakomodasi event internasional berskala besar dan kompleks.

Keberhasilan pameran ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pusat strategis diskusi, kolaborasi, dan investasi energi di kawasan Asia Tenggara.

Di sisi lain, lokasi tersebut kembali mengukuhkan reputasinya sebagai destinasi business tourism dan MICE unggulan bertaraf internasional.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua