Permintaan EV Turun, GM dan LG Tunda Operasi Pabrik Baterai

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Selasa, 02 Juni 2026
Permintaan EV Turun, GM dan LG Tunda Operasi Pabrik Baterai
CNA Business Gambar diambil dari sumber artikel asli untuk menghindari kesalahan informasi visual (FOTO: NET)

OHIO - Penurunan permintaan kendaraan listrik di AS telah memaksa perusahaan patungan milik GM dan LG untuk menunda pengoperasian kembali pabrik baterai kendaraan listrik mereka di Ohio.

Ultium Cells, yang merupakan perusahaan patungan antara General Motors (GM) dan LG Energy Solutions, kembali menangguhkan rencana mempekerjakan kembali ratusan karyawan ke pabrik mereka di Ohio lantaran tingkat permintaan kendaraan listrik di AS yang lebih rendah dari perkiraan awal.

Kondisi rendahnya permintaan kendaraan listrik ini mengakibatkan pabrik baterai tersebut terus berjuang keras demi bisa bertahan hidup.

Berdasarkan konfirmasi dari Ultium Cells kepada Reuters, "karyawan di pabrik Warren, Ohio telah diberitahu bahwa mereka akan kembali bekerja pada Agustus 2026."

Sebelumnya para pekerja telah dirumahkan sejak Januari dan sempat dijanjikan untuk bisa kembali ke pabrik pada bulan Juni.

Ultium Cells, sebuah perusahaan patungan antara General Motors (GM) dan LG Energy Solutions yang memproduksi baterai kendaraan listrik, terus mengulur rencana perekrutan kembali ratusan pekerja ke fasilitas mereka di Ohio.

Lewat memo internal untuk para karyawan, Ultium Cells menjelaskan bahwa keputusan menunda kembalinya pekerja diambil seusai perusahaan melakukan "analisis terperinci tentang pasar kendaraan listrik" pada bulan-bulan awal tahun ini.

Ultium Cells sendiri bertindak sebagai pemasok baterai utama untuk kendaraan listrik produksi GM.

Pada kuartal ketiga tahun 2025, perusahaan patungan tersebut mengumumkan bakal melakukan PHK sementara terhadap sekitar 850 pekerja di pabrik Warren, sekaligus memangkas 480 posisi lainnya secara permanen.

Meski demikian, pihak perusahaan telah mempekerjakan kembali sejumlah kecil karyawan di pabrik yang sempat ditutup sementara tersebut pada bulan ini.

Hal ini berkaitan dengan permintaan aktual pelanggan Amerika terhadap kendaraan listrik.

Penundaan perekrutan kembali ini mencerminkan situasi sulit yang tengah dihadapi oleh industri kendaraan listrik di AS.

GM, bersama dengan jajaran produsen mobil lainnya, telah menyesuaikan rencana produksi kendaraan listrik mereka setelah fasilitas kredit pajak federal sebesar $7.500 untuk pembeli kendaraan listrik berakhir pada akhir September 2025.

Penundaan dalam mempekerjakan kembali staf ini menggambarkan tantangan besar yang dihadapi industri kendaraan listrik di AS.

Di sisi lain, permintaan untuk kendaraan hibrida justru terus melonjak, yang secara akurat merefleksikan keinginan serta kekhawatiran pelanggan selama fase elektrifikasi ini berlangsung.

Walaupun produsen mobil tetap memproduksi dan menjual kendaraan listrik, banyak perusahaan memilih mengurangi volume produksi di pabrik mereka agar lebih sejalan dengan permintaan pasar yang sebenarnya.

Sementara itu, tren permintaan untuk kendaraan hibrida terus meningkat, mencerminkan keinginan serta kekhawatiran nyata dari pelanggan selama fase elektrifikasi.

Langkah terbaru dari Ultium Cells ini menunjukkan bahwa momentum pertumbuhan pasar kendaraan listrik di AS belum mampu memenuhi ekspektasi para produsen, sehingga memaksa lini bisnis dalam rantai pasokan untuk terus merombak rencana produksi dan kepegawaian agar bisa beradaptasi dengan situasi saat ini.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua