Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif ke 8 Dubes Baru

DA
David Ilham

Editor: Yoga Susyla Utama

Selasa, 09 Juni 2026
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif ke 8 Dubes Baru
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif ke 8 Dubes Baru (FOTO: NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif di hadapan delapan duta besar negara sahabat di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Kedelapan duta besar tersebut berasal dari Sri Lanka, Filipina, Korea Selatan, Ceko, Palestina, Yunani, Lebanon, dan Saint Lucia.

"Bapak Presiden juga sekali lagi menyampaikan komitmennya bahwa Indonesia memutuskan semenjak oleh founding fathers kami bahwa kebijakan luar negeri kami adalah bebas aktif dan kami non-aligned," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana, Jakarta, Senin.

Dalam pertemuan tersebut, para duta besar menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Prabowo, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah.

Menurut Prasetyo, para duta besar tersebut juga menyampaikan salam hormat dari pemimpin negara masing-masing kepada Presiden Prabowo.

"Sekaligus beberapa menyampaikan apresiasi terhadap upaya dan diplomasi dari Presiden Prabowo selama ini yang dinilai membawa kedamaian bagi seluruh negara dan terutama di dunia," lanjutnya.

Perkuat Hubungan

Dalam momen yang sama, para duta besar menyampaikan komitmen untuk mempererat hubungan bilateral serta memperluas kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor.

Duta Besar LBBP Sri Lanka untuk Indonesia, Sumadhurika Sashikala Premawardhane, menyoroti pentingnya kerja sama di bidang kebudayaan dan pendidikan.

"Kami memiliki sejarah panjang hubungan bilateral dan sejarah panjang persahabatan, dan saya berharap untuk memperkuat hubungan tersebut di sini, di Indonesia," ujarnya.

Duta Besar LBBP Filipina, Christopher Baltazar Montero, berharap kerja sama maritim dapat ditingkatkan mengingat kedua negara merupakan negara kepulauan besar.

"Saya berharap bahwa kami akan dapat mengejar kerja sama maritim yang lebih dalam, terutama karena ini juga merupakan salah satu prioritas kepemimpinan Filipina di ASEAN tahun ini," tuturnya.

Duta Besar LBBP Saint Lucia, Menissa Rambally, menyebut Indonesia sebagai inspirasi bagi negaranya dalam menjalin hubungan di kawasan Karibia.

"Kami berharap tidak hanya untuk bekerja dengan anda secara bilateral, tetapi untuk bekerja dengan anda di komunitas internasional untuk dunia yang lebih baik, untuk dunia yang lebih damai, untuk kemanusiaan yang lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu, Duta Besar LBBP Lebanon, Salam Al Achkar, menekankan kesamaan nilai antara Indonesia dan Lebanon dalam menjaga harmoni dan keberagaman.

"Izinkan saya mulai hari ini untuk menjadi jembatan persahabatan antara kedua negara kami," tuturnya.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua