BBTNLL ajak pemda kembangkan wisata desa penyangga kawasan konservasi
- Selasa, 11 Februari 2025
JAKARTA - Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) mengajak pemerintah daerah di Kabupaten Sigi dan Poso untuk bersama-sama dengan masyarakat mengembangkan potensi wisata di 72 desa penyangga yang berbatasan dengan kawasan konservasi tersebut.
"Saat ini Taman Nasional Lore Lindu memiliki desa-desa penyangga di sekeliling kawasan ini terdapat 72 desa penyangga di Sigi dan Poso," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) Titik Wurdiningsih saat menjadi narasumber "Bincang Antara Biro Sulteng"
Ia mengemukakan pihaknya selama ini terus melakukan intervensi untuk pemberdayaan desa-desa penyangga tersebut.
"Inilah desa penyangga yang kami intervensi untuk pemberdayaan sehingga masyarakat sekitar kawasan dapat ikut menjaga Taman Nasional Lore Lindu karena jika berharap personel kami sebagai polisi hutan dengan jumlah 19 orang maka tidak bisa maksimal menjaga kawasan tersebut," ucapnya.
Ia menuturkan salah satu strategi menjaga kawasan itu dengan melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat di sekitar Taman Nasional Lore Lindu.
"Tentunya kami memberikan sosialisasi kepada masyarakat di desa penyangga tentang pentingnya Taman Nasional Lore Lindu bagi kehidupan di Sulawesi Tengah," sebutnya.
Menurut dia, melalui pemberdayaan masyarakat itu dapat memberikan edukasi kepada masyarakat di desa penyangga tersebut.
"Harapannya masyarakat di 72 desa penyangga ini dapat merasakan manfaat dari kawasan Taman Nasional Lore Lindu sehingga dari segi ekonomi semuanya terpenuhi dan tidak ada lagi yang merusak kawasan konservasi itu," ujarnya.
Titik menjelaskan setiap desa penyangga memiliki satu kelompok yang dibentuk melalui Lembaga Pengelola Konservasi Desa (LPKD).
"Kegiatan setiap desa penyangga ini berbeda-beda tergantung potensi masing-masing desanya," katanya.
Ia pun mengimbau kepada semua pihak termasuk masyarakat dan pemerintah daerah menjaga dan merawat Taman Nasional Lore Lindu.
Pengelolaan TNLL berdasarkan sistem zonasi termasuk dapat dimanfaatkan sebagai pendidikan, ilmu pengetahuan, penelitian, untuk menunjang budidaya plasma nutfah.
"Jadi TNLL ini adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli sehingga masyarakat dan pemerintah harus menjaga taman ini," tuturnya.
Kata dia, saat ini pihaknya sudah membuat desain tapas dan dalam waktu dekat akan ditandatangani untuk pembuatan ruang publik usaha sehingga investor bisa berinvestasi di ruang usaha di kawasan wisata TNLL.
"Harapannya bisa menjadi lebih besar lagi pengembangan potensi wisata di kawasan TNLL tetapi dengan catatan berwisata di Taman Nasional itu adalah wisata minat khusus yang terbatas, kami tidak mengejar PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak) sebesar-besarnya sehingga keseimbangan antara alam dan kebutuhan masyarakat sekitarnya bisa seimbang," katanya.
Diketahui Kawasan konservasi yang ada di Sulawesi Tengah seperti Taman Nasional Lore Lindu, kawasan yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), seperti cagar alam dan suaka margasatwa, serta Taman Nasional Togean.
Taman Nasional Lore Lindu ini memiliki luas 217.991.18 hektare yang berada secara administrasi di dua Kabupaten Sigi dan Kabupaten Poso.
Baca JugaCara Mengecek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Lewat WhatsApp Terbaru 2026!
Herman
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya
- Kamis, 15 Januari 2026
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026









