Kamis, 15 Januari 2026

Erick Thohir Ubah IBC Menjadi Holding Investasi Bahan Baku Baterai Listrik

Erick Thohir Ubah IBC Menjadi Holding Investasi Bahan Baku Baterai Listrik
Erick Thohir Ubah IBC Menjadi Holding Investasi Bahan Baku Baterai Listrik

JAKARTA - Pemerintah Indonesia melakukan langkah strategis dalam pengembangan industri baterai listrik nasional. Menteri BUMN, Erick Thohir, mengumumkan perubahan Indonesia Battery Corporation (IBC) menjadi holding investasi yang fokus pada bahan baku baterai listrik.

Langkah ini dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan. Erick Thohir menekankan pentingnya transformasi ini guna memaksimalkan potensi sumber daya mineral Indonesia yang melimpah. “IBC akan menjadi pemain kunci dalam rantai pasokan global dan berperan signifikan dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional,” ujar Erick.

Holding baru ini diharapkan dapat menarik investasi dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan baterai listrik di Asia Tenggara. Pemerintah juga berencana menjalin kemitraan dengan beberapa perusahaan global untuk meningkatkan kapasitas produksi dan teknologi di sektor tersebut.

Herman

Herman

variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kelebihan dan Kekurangan PT yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membuat!

Kelebihan dan Kekurangan PT yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Membuat!

Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya

Cek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya

Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap

Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap

Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026

Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026

Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah

Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah