JAKARTA - Setelah Air Busan, kini maskapai penerbangan lain juga memberlakukan larangan membawa power bank masuk pesawat. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan keselamatan penerbangan. Pihak maskapai menegaskan bahwa power bank berpotensi menjadi sumber kebakaran karena mengandung baterai lithium-ion yang mudah terbakar jika rusak atau mengalami korsleting.
Seorang juru bicara maskapai tersebut menjelaskan, "Keputusan ini diambil demi keamanan penumpang dan awak pesawat. Kami tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan."
Pihak berwenang pun mendukung kebijakan tersebut, dengan menyatakan bahwa power bank yang mengandung baterai lithium-ion bisa menjadi potensi bahaya jika tidak ditangani dengan benar. "Keamanan penerbangan adalah prioritas utama kami, dan kami mendukung langkah-langkah yang mengurangi risiko kebakaran selama penerbangan," tambah seorang pejabat dari otoritas penerbangan.
Baca JugaCek Bansos Januari 2026 Pakai KTP, Ini Daftar Bantuan dan Jadwal Lengkapnya
Dengan adanya kebijakan ini, penumpang diharapkan untuk mematuhi aturan dan menyimpan power bank di bagasi kabin jika ingin membawanya dalam perjalanan udara.
Herman
variaenergi.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Sabtu Januari Dua Ribu Dua Puluh Enam
- Sabtu, 17 Januari 2026













