Geliat Ekspansi Strategis Pertamina Geothermal PGEO Di Lapangan Panas Bumi Filipina

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:30:19 WIB
Geliat Ekspansi Strategis Pertamina Geothermal PGEO Di Lapangan Panas Bumi Filipina

JAKARTA - Ambisi PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) untuk menjadi pemain utama dalam industri energi terbarukan di kancah global semakin nyata. Melalui langkah strategis di tahun 2026 ini, anak usaha Pertamina tersebut mulai melirik potensi pasar internasional sebagai bagian dari peta jalan pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Salah satu langkah konkret yang sedang ditempuh adalah menjajaki kolaborasi intensif dengan Filipina, negara tetangga yang juga memiliki kekayaan sumber daya vulkanik melimpah.

Langkah ekspansi ini tidak hanya bertujuan untuk memperluas portofolio bisnis, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa keahlian teknologi panas bumi Indonesia memiliki daya saing tinggi di pasar dunia.

Membangun Sinergi Energi Hijau di Kawasan Cincin Api Pasifik

Filipina dipilih sebagai target ekspansi utama karena memiliki karakteristik geologis yang serupa dengan Indonesia, yaitu berada di jalur cincin api (ring of fire). Sebagai sesama pemimpin dalam kapasitas terpasang panas bumi global, sinergi antara PGEO dan mitra lokal di Filipina diharapkan dapat menciptakan ekosistem energi bersih yang lebih kuat di Asia Tenggara. PGEO melihat peluang besar untuk mentransfer pengalaman puluhan tahun mereka dalam mengelola lapangan panas bumi yang kompleks menjadi solusi efisien bagi pengembangan infrastruktur energi di Filipina.

Dalam kunjungannya ke Manila, jajaran manajemen PGEO melakukan serangkaian diskusi strategis dengan para pemangku kepentingan sektor energi setempat. Fokus pembicaraan mencakup pengembangan potensi baru hingga optimalisasi aset-aset panas bumi yang sudah ada melalui penerapan teknologi mutakhir. Kehadiran PGEO di Filipina menjadi bukti nyata bahwa perusahaan siap mendukung ketahanan energi regional melalui pemanfaatan sumber daya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Fokus Utama Pada Transfer Teknologi Dan Manajemen Reservoir Modern

Strategi ekspansi PGEO ke Filipina tidak hanya berfokus pada investasi modal semata, tetapi juga menekankan pada aspek penguasaan teknologi. Pengalaman PGEO dalam mengoperasikan berbagai pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Indonesia menjadi modal berharga yang ditawarkan kepada mitra internasional. Hal ini mencakup teknik pengeboran yang lebih presisi, manajemen reservoir yang berkelanjutan untuk menjaga stabilitas uap, hingga penerapan sistem pemeliharaan digital yang mampu meningkatkan efisiensi operasional pembangkit listrik secara signifikan.

Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy, Julfi Hadi, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi perusahaan untuk menjadi raksasa energi hijau kelas dunia. "PGE berkomitmen untuk menjadi pemimpin di sektor panas bumi dunia melalui keunggulan operasional dan teknologi. Penjajakan kerja sama dengan Filipina ini merupakan salah satu langkah strategis kami untuk menunjukkan kapasitas PGE dalam mengembangkan sumber daya panas bumi di luar wilayah Indonesia," tegas Julfi saat memaparkan arah strategi go international perusahaan tersebut.

Mendorong Pencapaian Target Emisi Nol Bersih Melalui Kolaborasi Regional

Kolaborasi lintas negara ini juga sejalan dengan komitmen global untuk mencapai target emisi nol bersih (net zero emission). Dengan menggabungkan potensi panas bumi yang ada di Indonesia dan Filipina, kawasan Asia Tenggara berpeluang besar untuk menjadi pusat energi hijau dunia yang mandiri. PGEO berperan sebagai katalisator yang mendorong terciptanya ekosistem energi bersih yang stabil. Hal ini krusial untuk mengurangi ketergantungan kawasan terhadap sumber energi fosil yang kian terbatas dan berdampak pada perubahan iklim global.

Julfi Hadi menambahkan bahwa keberhasilan di pasar internasional akan memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi para pemegang saham dan memperkuat posisi Indonesia di peta investasi dunia. "Kami melihat Filipina sebagai mitra yang strategis karena memiliki visi yang sama dalam pengembangan energi terbarukan.

Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat saling berbagi pengetahuan dan teknologi untuk mengoptimalkan potensi panas bumi di masing-masing negara demi masa depan energi yang lebih bersih," lanjutnya kembali menekankan pentingnya kolaborasi antar-negara.

Terkini