JAKARTA – Eni temukan gas jumbo di RI melalui pengeboran sumur eksplorasi Maha-2 di Blok North Ganal dengan estimasi cadangan mencapai angka yang sangat signifikan.
Eksplorasi yang dilakukan di lepas pantai Kalimantan Timur ini membawa harapan baru bagi peningkatan lifting migas nasional secara berkelanjutan.
"Penemuan ini merupakan capaian penting yang memperkuat posisi Indonesia dalam peta energi global," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, sebagaimana dilansir dari cnbcindonesia.com, Jumat (24/4/2026).
Potensi cadangan di sumur Maha-2 tersebut diperkirakan menambah deretan penemuan besar yang berhasil diidentifikasi dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
Dwi Soetjipto menegaskan bahwa penemuan ini akan segera dikembangkan agar manfaat ekonominya bisa segera dirasakan oleh negara dan masyarakat sekitar.
"Sumur Maha-2 menunjukkan hasil uji alir gas yang sangat baik dengan estimasi awal cadangan mencapai triliunan kaki kubik," kata Dwi Soetjipto, dikutip dari cnbcindonesia.com.
Integrasi infrastruktur yang sudah ada di sekitar wilayah kerja tersebut akan mempermudah proses komersialisasi gas dalam waktu yang lebih singkat.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa wilayah perairan dalam Indonesia masih menyimpan potensi sumber daya energi yang sangat melimpah untuk dikelola.
"Kami mengapresiasi kerja keras Eni dalam melakukan eksplorasi agresif di wilayah North Ganal," tutur Dwi Soetjipto, sebagaimana dilansir dari cnbcindonesia.com.
Perusahaan migas asal Italia tersebut direncanakan akan segera menyusun rencana pengembangan atau PoD untuk memastikan tahap produksi berjalan sesuai jadwal.
Penemuan ini menjadi bagian dari target besar pemerintah untuk mencapai produksi 1 juta barel minyak dan 12 miliar kaki kubik gas per hari.
Optimisme di sektor hulu migas kembali meningkat seiring dengan masuknya teknologi pengeboran laut dalam yang semakin canggih dan efisien.