MEULABOH – Pertamina jamin ketersediaan BBM nelayan Aceh Barat melalui distribusi yang tepat sasaran ke setiap SPBUN guna memastikan kelancaran aktivitas melaut warga.
Kepastian pasokan ini menjadi angin segar bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya pada sektor perikanan tangkap di Samudera Hindia.
"Kami terus memastikan pasokan solar untuk kebutuhan nelayan di Aceh Barat dalam kondisi aman dan tercukupi," ujar Susanto August Satria, sebagaimana dilansir dari rri.co.id, Jumat (24/04/2026)
Pihak manajemen melakukan pemantauan harian terhadap stok yang ada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan atau SPBUN setempat.
Susanto August Satria menjelaskan bahwa koordinasi dengan instansi terkait dilakukan secara intensif demi mencegah terjadinya penyelewengan di lapangan.
"Pertamina menjamin stok BBM subsidi jenis biosolar bagi nelayan di Aceh Barat masih sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan melaut," ungkap Susanto August Satria, dikutip dari rri.co.id.
Kelancaran distribusi ini sangat bergantung pada validasi data para penerima manfaat yang terdaftar secara resmi di Dinas Perikanan.
Aparat penegak hukum turut dilibatkan dalam pengawasan alur pengiriman guna meminimalisir risiko penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi.
"Penyaluran BBM untuk nelayan sejauh ini berjalan normal tanpa adanya kendala distribusi yang berarti di wilayah Aceh Barat," kata Susanto August Satria, dilansir melalui rri.co.id.
Beberapa pemilik kapal mulai melaporkan bahwa waktu tunggu pengisian bahan bakar di dermaga kini menjadi lebih singkat dan efisien.
Secara teknis 1 hingga 2 armada tangki tambahan disiagakan jika sewaktu-waktu terjadi lonjakan permintaan saat musim ikan tiba.
Pemerintah daerah berharap stabilitas pasokan ini dapat terus terjaga sehingga harga ikan di pasar lokal tetap berada dalam angka yang kompetitif.