JAKARTA – Daftar harga BBM non subsidi di SPBU Pertamina, BP AKR, hingga Vivo resmi mengalami penyesuaian mulai 5 Mei 2026 mengikuti tren harga minyak dunia.
Sejumlah penyedia bahan bakar umum di tanah air kompak melakukan pembaruan harga jual di tingkat ritel sejak Selasa pagi.
"Penyesuaian ini merupakan bagian dari evaluasi rutin berkala yang mempertimbangkan harga rata-rata minyak dunia serta kurs rupiah saat ini," ujar Nicke, sebagaimana dilangsir dari sumbernya, Selasa (5/5/2026).
Nicke menjelaskan, bahwa kebijakan ini hanya menyasar jenis bahan bakar umum nonsubsidi demi menjaga stabilitas pasokan di lapangan.
Kenaikan kali ini bervariasi antara 500 hingga 1500 rupiah per liter tergantung pada lokasi geografis dan jenis produknya.
"Keputusan untuk memperbarui harga telah melalui koordinasi ketat agar tetap kompetitif dan sesuai dengan regulasi batas atas yang ditetapkan pemerintah," kata Irto Ginting, sebagaimana dilangsir dari sumbernya, Selasa (5/5/2026).
Irto menambahkan, bahwa ketersediaan stok untuk semua jenis produk dijamin aman di tengah adanya pergeseran harga pasar tersebut.
Di wilayah Jakarta, harga Pertamax kini bertengger pada level baru setelah sekian lama bertahan di angka sebelumnya.
SPBU swasta seperti Shell dan BP juga terpantau mengubah papan harga mereka secara serentak di seluruh gerai operasional.
Masyarakat kini dapat memantau rincian perubahan ini melalui aplikasi resmi maupun platform digital masing-masing operator.
Langkah transparansi ini diambil guna memastikan konsumen mendapatkan informasi akurat mengenai biaya transportasi harian.